Paket Misterius di Buleleng Diduga Berisi Alat Kebersihan, Tim Jibom Polda Bali Lakukan Deteksi

by -190 Views

Lintaskriminal.co.id –– Sebuah paket yang tidak diketahui asalnya memicu kegaduhan di jalan Yudistira, Lingkungan Penataran, Kelurahan Kendran, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Terlebih lagi, paket tersebut sempat mengeluarkan suara saat diperiksa dengan alat deteksi logam.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, paket berwarna hitam dikirimkan pada hari Minggu (24/8) pukul 17.46 Wita.

Di rekaman CCTV terlihat seorang pengendara motor PCX membawa beberapa barang, yang diduga salah satunya adalah paket tersebut. Pengendara tersebut datang dari arah barat ke timur.

Meskipun paket tersebut berada di depan pagar rumah, tidak ada seorang warga pun yang mendekati atau memindahkan barang tersebut. Hingga keesokan harinya, Kepala Lingkungan Penataran, Putu Darma Wiriyasa mengetahui tentang paket itu.

“Saya melihat paket itu saat pergi bekerja sekitar pukul 07.10 wita. Memang warga sekitar tidak mengetahui adanya paket tersebut,” katanya, Senin (25/8).

Menurut kata Darma, paket rahasia tersebut akhirnya dilaporkan oleh tetangga rumah kepada kepala desa, yang kemudian disampaikan ke Bhabinkamtibmas setempat.

“Polisi tadi (kemarin) melakukan pemeriksaan menggunakan detektor logam. Saat itu terdengar suara dari bagian belakang kemasan. Oleh karena itu, polisi segera membersihkan area sekitarnya,” katanya.

Pengamatan Tribun Bali, sekitar pukul 12.30 Wita Tim Penjinak Bahan Peledak (Jibom) Polda Bali sudah tiba di tempat kejadian guna melanjutkan penanganan paket tersebut.

Sampai berita ini dirilis, tim masih dalam proses penanganan. Proses penanganan berlangsung selama 30 menit, hingga akhirnya isi paket berhasil diketahui.

Kepala Jibom Polda Bali, Ipda Made Gede Sucita menyampaikan, secara keseluruhan terdapat delapan anggota Jibom yang terlibat dalam penanganan.

Pertama-tama, tim Jibom membersihkan area sejauh 100 meter di sekitarnya. Setelah itu, tim melakukan persiapan dengan menggunakan pakaian khusus.

Seseorang kemudian mendekati paket tersebut. Ia melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat X-ray. Tujuannya adalah untuk mengetahui isi dari dua paket yang misterius itu.

“Dari hasil X-ray, tidak ditemukan bahan peledak. Mengenai bentuknya, paket pertama berupa tong sampah. Sementara paket yang lain berupa serok dan sapu,” katanya, Senin (25/8).

Lanjut Ipda Sucita, alasan alat detektor dapat mendeteksi logam adalah karena tutup sampah terbuat dari besi atau bahan logam. “Kemudian barang bukti kami serahkan ke Polsek kota Singaraja,” tambahnya.

Sementara Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli menyampaikan, awalnya pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui Bhabinkamtibmas.

Laporan tersebut segera ditangani oleh tim gabungan dari Polsek dan Polres Buleleng dengan melakukan pemeriksaan menggunakan alat deteksi logam.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata alat deteksi logam menemukan adanya benda logam di dalam kemasan.

Akhirnya, Polsek Singaraja segera berkoordinasi dengan tim Jibom. “Berdasarkan prosedur yang ada di Polri, jika ada benda yang mencurigakan kita harus memanggil Jibom,” katanya.

Lanjut Kompol Juli, dalam paket tersebut tidak terdapat informasi alamat tujuan. Pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap apa tujuan di balik paket misterius ini.

“Apakah ada tanda-tanda jatuh atau indikasi teror, kami masih memperoleh informasi dan masih kami selidiki dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Nanti akan kami jawab, kami tidak ingin berspekulasi,” tegasnya. (mer)