Pencarian Bocah 5 Tahun yang Hanyut di Sungai Pait Dihentikan Sementara

by -227 Views

Lintaskriminal.co.id -| JOMBANG –Penghentian sementara dilakukan terhadap upaya pencarian ARF (5) yang terbawa arus Sungai Pait di Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur, pada malam Kamis (21/8/2025).

Kepala Sektor Bareng, AKP Mustoib, yang turut mengawasi langsung di lapangan menjelaskan, keputusan penutupan tersebut diambil karena kondisi sungai sangat berbahaya.

Aliran air deras, medan yang curam, serta kondisi yang mulai gelap menyebabkan proses pencarian tidak dapat dilanjutkan. Sampai saat ini telah dilakukan upaya pencarian seoptimal mungkin. Namun, karena kondisi cuaca dan medan yang sulit, kegiatan sementara dihentikan. Besok pagi, Jumat (22/8/2025), pencarian akan kembali dilanjutkan dengan bantuan personel yang lebih lengkap,” kata AKP Mustoib saat diwawancarai.

Rencananya, pencarian esok hari akan melibatkan tim gabungan dari BPBD Jombang, Basarnas, Polsek dan Koramil Bareng, organisasi Semar, serta warga sekitar.

Semoga dengan penambahan kekuatan dan peralatan, usaha pencarian dapat menjadi lebih efisien.

Peristiwa ini dimulai ketika tiga anak seusia, yaitu AA, K, dan ARF, berendam di Sungai Pait pada hari Kamis sore.

Saat AA dan K tiba di tepi, ARF yang masih berada di sungai tiba-tiba terbawa arus deras hingga menghilang dari pandangan.

Kedua sahabatnya berusaha mengejar menggunakan sepeda onthel sepanjang tepi sungai, namun usaha itu tidak membuahkan hasil.

Sampai malam tiba, anak yang hilang belum berhasil ditemukan.

Sementara itu, sejumlah penduduk juga melakukan pencarian mandiri dengan menelusuri alur sungai.

Namun hasilnya masih nihil dan pencarian resmi akan dilanjutkan bersama tim gabungan keesokan harinya.

Kekacauan menyerbu warga Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang, setelah seorang anak berusia lima tahun dilaporkan hilang saat bermain di Sungai Pait pada Kamis (21/8/2025) sore.

Anak tersebut berinisial ARF.

Berdasarkan keterangan perangkat desa, ia terakhir terlihat oleh teman-temannya sedang menceburkan diri ke sungai sekitar pukul 16.00 WIB.

Tidak lama setelah itu, keberadaannya menjadi tidak diketahui.

“Pada awalnya, anak-anak lain yang bermain dengannya yang memberi tahu. Mereka hanya menemukan pakaiannya di tepi sungai,” kata Kepala Desa Kebondalem, Faisol Zakaria.

Arus Sungai Pait diketahui cukup deras lantaran hujan mengguyur kawasan hulu sebelumnya.

Kondisi tersebut diduga kuat menyebabkan ARF terbawa arus.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberitahukan kepada aparat desa dan selanjutnya disampaikan ke BPBD Jombang.

Saat ini, pihak gabungan bersama dengan relawan dan warga setempat sedang melakukan pencarian.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengikuti aliran sungai hingga ke bagian bawah.

“Tim gabungan sudah tiba di lokasi dan pencarian terus berlangsung hingga saat ini,” tambah Faisol.