Pencarian Hari Ketujuh: 66 Korban Ditemukan di Ponpes Al-Khoziny

by -103 Views

halopadang.id– Jumlah korban jiwa akibat ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, kembali meningkat. Tim SAR gabungan menemukan beberapa jenazah baru pada Minggu (5/10/2025) malam, setelah melakukan pengangkatan material dengan alat berat dan pencarian manual di beberapa area penelusuran.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), penemuan pertama pada malam hari terjadi pukul 19.04 WIB di area A3, dengan satu jenazah yang telah teridentifikasi sebagai korban ke-59. Dua jam kemudian, dua jenazah tambahan ditemukan di lokasi yang sama masing-masing pada pukul 19.24 WIB dan 19.28 WIB, diikuti oleh korban ke-62 yang berhasil dievakuasi pada pukul 19.34 WIB.

Dari area A2, korban ke-63 berhasil ditemukan pada pukul 20.28 WIB. Tidak lama setelahnya, dua jenazah tambahan dievakuasi dari area A3, yaitu korban ke-64 pada pukul 20.33 WIB dan korban ke-65 yang ditemukan dalam kondisi rusak pada pukul 21.01 WIB. Pencarian terakhir pada hari itu berlangsung pada pukul 21.47 WIB di area A2, dengan korban ke-66 berhasil dievakuasi.

Berdasarkan penemuan terbaru, jumlah korban yang berhasil ditemukan pada hari ketujuh operasi pencarian mencapai 27 orang. Dari total korban yang tercatat sebanyak 157 orang, hingga saat ini tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun material bangunan.

Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo sebagai Koordinator Misinya SAR memastikan, proses pencarian tidak akan berhenti hingga semua korban berhasil ditemukan. “Tim masih terus bekerja sepanjang malam menggunakan alat berat dan metode manual, sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Proses pencarian dan penyelamatan korban di Ponpes Al-Khoziny telah berlangsung selama tujuh hari, dengan keterlibatan ratusan petugas gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta komunitas setempat.