Pengendara Motor Cegat Mobil Wisatawan di Naringgul Cianjur

by -198 Views

Viralnya video yang menunjukkan perselisihan antara pengemudi mobil yang dihentikan oleh seorang pengendara motor di Jalan Raya Naringgul, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (27/9). Mobil tersebut dihentikan oleh pengendara motor yang mengklaim sebagai warga setempat.

Kejadian tersebut diperkirakan bermula dari benturan antara sepeda motor dan mobil yang membawa wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan pantai di wilayah Cidaun, Cianjur.

Di dalam video tersebut, terlihat kendaraan wisatawan yang mengangkut sebuah keluarga dihentikan oleh dua pengendara sepeda motor yang sempat menunjukkan sikap mengintimidasi terhadap pengemudi mobil.

Pengemudi sepeda motor berhenti setelah salah satu penumpang mobil merekam aksi penghalangan tersebut. Pengguna jalan lainnya terlihat mencoba menenangkan mereka. Mobil kemudian melanjutkan perjalanan.

Namun, tindakan menghalangi yang sempat menarik perhatian pengendara lain yang melintasi area kejadian terus berlangsung ketika para pengendara motor kembali mengejar mobil yang dinaiki sebuah keluarga.

Bahkan, dalam video tersebut, pengemudi mobil sempat menutup kaca karena pengendara sepeda motor membawa senjata tajam berupa celurit.

Kepala Sektor Naringgul, Iptu Ayi Supriatna, menyampaikan bahwa jajarannya telah melakukan upaya penengahan dengan mengumpulkan pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor.

“Benar, kejadian terjadi di kawasan Naringgul. Berdasarkan keterangan kedua belah pihak, perselisihan terjadi akibat benturan antara mobil dan sepeda motor di jalan raya,” ujar Ayi kepadaLintaskriminal.co.id –, Minggu (28/9).

Ayi menyampaikan, berdasarkan keterangan pengemudi mobil, pengendara sepeda motor yang menghalangi sempat memperlihatkan senjata tajam berupa celurit.

Sementara dari keterangan pengendara sepeda motor, mengakui bahwa dirinya sempat dipukul di bagian kepala yang tertutup helm menggunakan kunci roda oleh pengemudi mobil.

“Masih dalam proses pengkajian, dan kejadian ini juga mendapat perhatian, bahkan dari Bupati Cianjur yang rencananya akan memanggil kedua pihak tersebut,” katanya.

Ayi menambahkan, pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi dari pengemudi mobil maupun pengendara sepeda motor. Hal ini karena saat dilakukan mediasi oleh aparat kepolisian, tidak ada satupun pihak yang mengajukan laporan.

“Meski demikian, pihak kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan dan pengusutan kasus tersebut. Jelasnya, akan ada tindakan hukum terhadap pihak yang terbukti bersalah,” katanya.

Kata Bupati Cianjur

Bupati Cianjur, Wahyu Ferdian, menegaskan kejadian penghalangan tersebut bukanlah tindakan kriminal pencurian.

“Pemkab Cianjur menegaskan bahwa kejadian di Naringgul yang sempat beredar bukanlah tindakan kriminal pencurian atau pemerasan, melainkan perselisihan di jalan yang saat ini sedang ditangani oleh Polsek Naringgul dan Polres Cianjur,” ujar Wahyu, kepadaLintaskriminal.co.id –.

Wahyu memastikan, seluruh tempat wisata di Kabupaten Cianjur tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Selain itu, menurut Wahyu, agar wisatawan merasa aman dan nyaman, pihaknya telah bekerja sama dengan aparat keamanan serta seluruh pengelola destinasi pariwisata.

“Kami bersama pihak keamanan secara rutin melaksanakan patroli di sepanjang jalur wisata serta menyediakan layanan responsif agar para pengunjung yang datang ke berbagai tempat wisata di Kabupaten Cianjur merasa aman dan dilindungi,” ujarnya.

Wahyu mengatakan, kejadian tersebut dimulai dari benturan antara pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor hingga berakhir dengan penahanan.

“Saat ini, proses penanganan sedang berlangsung di tingkat Polsek Naringgul dan Polres Cianjur sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum kepada pihak kepolisian.

“Pemkab Cianjur sepenuhnya mendukung tindakan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Cianjur,” tambah Wahyu.