Pilkada Serentak, KPUD dan Bawaslu Pelalawan Kebagian 43 Miliar

by -261 views

RIAU, Lintaskriminal.co.id – Setelah melakukan beberapa kali pembahasan, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pelalawan sepakati besaran anggaran dengan menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada Serentak 2020 pada Selasa (1/10).

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Tengku Mukhlis kepada Lintaskriminal.co.id mengatakan penandatanganan NPHD tersebut dilakukan setelah melalui beberapa kali pembahasan dengan instansi terkait. Kesepakatan itu diambil berdasarkan kemampuan keuangan daerah dan beberapa pertimbangan lainnya.

Untuk KPUD dan Bawaslu Pelalawan, Pemkab Pelalawan sudah sepakat menghibahkan anggaran sekitar Rp. 43 miliar dengan rincian masing-masing KPUD sebesar Rp. 29 miliar dan untuk Bawaslu sebesar Rp. 13.9 miliar.

“Setelah dilakukan pembahasan, NPHD sudah ditandatangani Bupati Pelalawan bersama KPUD dan Bawaslu Pelalawan pada 1 Oktober kemarin,” terang Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan itu.

Sedangkan untuk biaya pengamanan selama berjalannya proses Pilkada Serentak, dijelaskan pria yang akrab disapa TM itu belum diketahui berapa anggarannya, hal itu dikarenakan Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan baru mengajukan proposal. “Proposalnya baru masuk, kita bahas dulu, nanti baru kita ambil kesepakatan,” pungkasnya.

Disisi lain, Ketua KPUD Pelalawan, Wan Kardiwandi menyebutkan sebelumnya mengajukan anggaran sebesar Rp. 34 miliar, namun setelah dibahas dengan TAPD, anggaran yang disetujui sekitar Rp. 29 miliar. Kendati demikian pihaknya mengaku optimis bisa menggelar Pilkada serentak.

“NPHD yang kita terima sebesar Rp. 29 miliar, kita perkirakan anggaran itu bisa memenuhi seluruh kebutuhan untuk proses Pilkada serentak mulai dari awal hingga akhir,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pelalawan, Mubrur menyebutkan pihaknya juga sudah menandatangani NPHD bersama Pemkab Pelalawan. Anggaran itu sedikit turun dibandingkan dengan pengajuan Bawaslu Pelalawan sebelumnya dimana turun sebesar Rp. 2 miliar. “Awalnya kita mengajukan Rp. 16 miliar dan akhirnya disepakati sebesar Rp. 13,9 miliar,” tutupnya.

 

Yusman

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *