Pinjam Sepeda Motor Temannya , DK Akhirnya Diciduk Polsek Tambang

oleh -379 views

Riau,( LK ) — Tim Opsnal Polsek Tambang ciduk seorang pemuda yang diduga penggelapan sepeda motor, pelakunya inisial DK alias J (20) yang berstatus sebagai mahasiswa warga Perumahan Graha Payung Sekaki Desa Kualu Kecematan Tambang kabupaten Kampar Propinsi Riau .

DK alias J ditangkap pada Sabtu malam (11/4) di wilayah Desa Kualu Kecamatan Tambang, penangkapan tersangka ini atas laporan korbannya Sherli (pemilik motor) karena tersangka membawa kabur motor Honda Beat yang dipinjamnya lewat adik korban pada Kamis (9/4) lalu.

Pengungkapan kasus ini bermula pada Jumat (10/4) sekira pukul 07.00 Wib, saat adik pelapor Andriani tidak pulang kerumah, dimana pada malam harinya adik pelapor memakai sepeda motornya.

Setelah dihubungi lewat telepon, Andriani adik pelapor mengatakan kalau sepeda motor milik kakaknya itu dipinjam oleh temannya DK alias J yang tidak kunjung dipulangkan, atas kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar 20 Juta Rupiah.

Kemudian pada Sabtu malam (11/4) pelapor melihat pelaku berada di Jalan Desa Kualu langsung melaporkannya ke Polsek Tambang, dengan mendapatkan informasi tersebut Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH perintahkan Kanit Reskrim Ipda Albert Sitompul SH bersama Tim Opsnal Polsek untuk menyelidiki keberadaan pelaku.

Dengan bergerak cepat Tim berhasil mengamankan tersangka DK alias J, setelah diintrogasi tersangka mengaku bahwa sepeda motor yang digelapkannya sudah di jual kepada temannya.

Kapolres kampar AKBP Mohammad Kholid Sik SH Melalui Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH saat dikonfirmasi media lintaskriminal.co.id membenarkan adanya penangkapan tersangka yang diduga penggelapan sepeda motor, dan tersangka DK alias J telah kita amankan di Polsek Tambang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ditambahkan juga oleh Kanit Reskrim Polsek tambang Ipda Albert Sitompul SH melalui WhatsApp pribadinya kepada lintaskriminal.co.id” bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mencari sepeda motor yang digelapkan tersangka dan untuk pelaku kita kenakan pasal 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara”tegasnya kanit.*

*Eman melayu*

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *