Lintaskriminal.co.id –Beberapa pipa logam pada pagar Jembatan Merah di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Kabupaten Klungkung, hilang dan diperkirakan dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Video mengenai hilangnya pipa logam tersebut menjadi perhatian besar dari masyarakat di media sosial.
Netizen mengkritik keamanan dan keindahan kawasan Pusat Kebudayaan Bali yang dijadikan sebagai salah satu ikon Kabupaten Klungkung, meskipun sampai saat ini perkembangan pembangunannya masih belum jelas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha, menyatakan bahwa masalah tersebut langsung ditangani. “Kemarin telah ditangani, dan kami sudah melakukan koordinasi,” ujarnya, Sabtu (16/8).
Ia menambahkan, pihak pengelola kawasan akan mengambil tindakan hukum terkait dugaan pencurian tersebut. “Pihak pengelola akan menjalani proses hukum,” jelasnya.
Selain itu, pengawasan di kawasan PKB akan diperkuat dengan melibatkan aparat penegak perda. “Dan penguatan pengawasan bersama satpol PP, terima kasih,” tutupnya.
Sebelumnya dilaporkan, video mengenai hilangnya pipa besi Jembatan Merah dalam proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali) Klungkung menjadi perhatian besar di media sosial belakangan ini. Masyarakat menduga bahwa besi tersebut dicuri atau sengaja dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Bagian logam yang hilang terletak di sisi selatan jembatan. Secara spesifik, berada pada bagian akhir pipa pagar jembatan di sisi barat.
Terdapat dua pipa logam berwarna merah yang menjadi ciri khas di area PKB tersebut telah hilang. Selain itu, cat merah pada besi jembatan sebagian besar sudah mengelupas sehingga terlihat rusak dan tua.
Meskipun proyek PKB belum selesai, saat ini hanya dalam tahap penataan lahan dan belum diketahui kapan akan dilanjutkan kembali.
“Walaupun kerugiannya tidak besar, tapi terasa buruk saja. Jika dibiarkan, bisa semakin rusak nanti,” kata seorang warga saat diwawancarai di kawasan jembatan merah, Jumat (15/8).
Ia berharap pengawasan lebih diperketat oleh pihak yang berwenang. Selain untuk menghindari kerusakan pada fasilitas umum akibat tindakan tidak bertanggung jawab, juga untuk mencegah balapan liar yang sering terjadi di kawasan tersebut.
“Penjagaan perlu diperketat kembali, terlebih di lokasi ini menjadi tempat balap liar serta mengonsumsi minuman beralkohol. Jika mabuk, fasilitas umum juga bisa rusak. Padahal fasilitas ini sangat bagus,” katanya.
Sementara Kapolsek Klungkung Kompol I Wayan Sujana menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai hilangnya pipa besi yang menjadi pagar pembatas jembatan.
“Kami masih menyelidiki, apakah sengaja diambil atau ada tindakan vandalisme,” katanya. Selain itu pihaknya akan semakin meningkatkan pengamanan di kawasan jembatan merah. (sar/mit)
