Polda Metro Perkenalkan “Lapor Aman Kota Tua” untuk Wisata Aman dan Nyaman

by -154 Views

Mitra Jakarta– Kepolisian Daerah Metro Jaya menghadirkan inisiatif terbaru dengan nama “Lapor Aman Kota Tua” sebagai upaya untuk menciptakan kawasan pariwisata yang lebih aman, nyaman, dan teratur bagi warga maupun para pengunjung.

“Program ini merupakan bagian dari proyek perubahan SIGRAVINAS (Sistem Integrasi Pengawasan dan Penanganan Kerawanan Lingkungan Wisata),” kata Kepala Subdirektorat Wisata dari Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya, AKBP Rusmiati Wahyu Lestari, di Jakarta, Minggu (12/10).

Melalui program ini, pengunjung, warga sekitar, serta pelaku usaha di kawasan Kota Tua dapat melaporkan berbagai masalah, mulai dari gangguan keamanan, kerusakan fasilitas umum, hingga isu kebersihan secara cepat dan sederhana.

“Partisipasi masyarakat menjadi hal penting agar Kota Tua benar-benar menjadi ruang bersama yang nyaman dan aman bagi semua,” ujar Rusmiati.

Laporan dapat dikirim melalui nomor WhatsApp resmi 0813-1032-385, atau dengan melakukan pemindaian kode QR “Lapor Aman” yang telah terpasang di beberapa lokasi penting.

Selain itu, warga juga bisa langsung mengajukan laporan di Posko Lapor Aman On The Spot yang terletak di area pintu masuk Lorong Seni Rupa Kota Tua.

Semua laporan akan diterima oleh pusat koordinasi dan disampaikan kepada petugas di lapangan untuk segera ditangani.

Masyarakat yang melaporkan kasus akan menerima pemberitahuan mengenai perkembangan penyelidikan agar proses penyelesaian berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tidak hanya membuka jalur pengaduan, jajaran Polda Metro Jaya juga giat melakukan sosialisasi dengan membagikan brosur, menempel poster, serta memberikan edukasi langsung kepada pengunjung dan pelaku bisnis di kawasan wisata bersejarah tersebut.

Rusmiati mengajak masyarakat agar tidak ragu untuk turut serta menjaga ketertiban dan melaporkan kejadian yang mencurigakan di sekitar Kota Tua.

“Jika melihat sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan. Sebuah laporan mampu menghentikan gangguan besar,” tegasnya.

Menurutnya, semangat “Jaga Jakarta” perlu menjadi gerakan kolektif sehingga seluruh warga merasa memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan ibu kota.

“Ayo kita lindungi Jakarta, mulai dari lingkungan kecil kita. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita semua,” tambahnya.

Polda Metro Jaya berharap, “Lapor Aman Kota Tua” dapat menjadi contoh partisipasi masyarakat dalam pengawasan lingkungan wisata yang berkelanjutan dan pada akhirnya diadopsi juga di kawasan wisata lain di Jakarta.