Polisi Tangkap Pelaku Pembakar Mobil Relawan BISA

oleh -353 views

SULSEL (LK) – Polisi Akhirnya berhasil menangkap dua terduga pelaku penyerangan dan pembakar mobil milik relawan Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (BISA). Keduanya berinisial KY dan AM.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, kedua tersangka tersebut kini sudah ditahan di Mapolres Luwu Utara. “Sudah, keduanya sudah ditahan di Polres Luwu Utara,” ujar Kapolsek Bone-bone AKP Harodl Kalori seperti yang dikutip dari Antara Sabtu (12/12).

Penangkapan terhadap kedua terduga pelaku tersebut setelah polisi melakukan penelusuran dan pengembangan informasi serta saksi-saksi. Kedua tersangka ini ditangkap dan sempat diamankan di lokasi berbeda.

“Satu pelaku diamankan di Desa Patoloan, dan satunya di Dusun Bamba. Tadi malam kita amankan dan langsung dibawa ke polres untuk ditangani lebih lanjut,” ujar Harodl.

Motif kedua pelaku masih didalami kepolisian. Termasuk mencari tahu apakah ada pihak lain di balik aksi pembakaran ini.

“Untuk statusnya kami belum bisa sampaikan. Sedangkan apakah mereka warga Luwu Utara atau pendatang, sementara diselidiki begitupun motifnya kami masih dalami,” ujar dia pula.

Dikonfimasi terpisah, Ketua Tim Pemenangan BISA, Karemuddin, memberikan apresiasi atas kinerja kepolisian yang berhasil menangkap kedua terduga pelaku tersebut dengan merespons cepat usai kejadian kejadian tersebut.

“Kita patut memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian. Usut tuntas dan jangan lupa aktornya di balik penyerangan itu. Harus diungkap dan dihukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya pula.

Pihaknya menduga, penyerangan disertai pembakaran dua kendaraan milik tim relawan BISA, adalah perencanaan. Sehingga otak di balik serangkaian penyerangan harus ditangkap dan diadili sesuai ketentuan hukum pidana.

Sebelumnya, insiden penyerangan disertai pembakaran kendaraan tim relawan bisa terjadi pada Jumat (11/12) dini hari sekira pukul 01.30 WITA. Lokasi pertama di kediaman Fandi, Desa Sidomukti. Di lokasi itu, satu unit kendaraan jenis minibus Carry terbakar.

Di tempat lain, di kediaman Fajar, Desa Patoloan, Kecamatan Bone-bone, mobilnya jenis minibus Avanza juga dibakar. Sedangkan lokasi lain, penyerangan di kediaman Martoyo, orang tidak dikenal mencoba membakar mobil di garasi dan rumahnya.

Namun, korban bangun dan langsung memadamkan api, dibantu warga setempat, sehingga api tidak sempat menyebar ke rumah warga lainnya yang berdekatan dengan rumahnya. Namun demikian, bekas api masih terlihat pada atap garasi.

Editor : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *