Lintaskriminal.co.id ––Polres Cianjur mencatat kebakaran yang terjadi pada beberapa bangunan di Jalan Perintis Kemerdekaan pada Sabtu (1/11) malam, yang bermula dari truk tangki bahan bakar minyak yang terbalik dan menyebabkan api muncul.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ika Cakra menyampaikan bahwa truk tangki yang sedang berjalan dari arah Bandung menuju Sukabumi tiba-tiba goyah saat memasuki lokasi kejadian. Truk tersebut terbalik, sehingga bahan bakar minyak menyebar di sepanjang jalan.
“Setelah truk terguling, api muncul dari belakang truk, sehingga dengan cepat menyebar ke BBM yang tumpah di sepanjang jalan dan memicu kebakaran, api juga mengenai pos polisi yang di dalamnya terdapat kendaraan yang sedang diparkir,” ujar Ika Cakra seperti dikutip dariAntara.
Tidak hanya itu, api juga menyebar ke beberapa bangunan ruko yang berada di sekitar lokasi, termasuk pusat perbelanjaan. Bahan bakar minyak yang tumpah mengalir ke berbagai arah, sehingga jalur utama penghubung antar kota/kabupaten dan kecamatan terganggu.
Petugas masih kesulitan memastikan apakah ada korban jiwa mengingat waktu mendekati tengah malam. Lebih dari enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api yang semakin meluas akibat angin kencang.
Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP serta Damkar Cianjur Budianto menyampaikan, menambah jumlah kendaraan pemadam untuk segera menangani kebakaran yang berasal dari truk tangki BBM yang menyebar ke beberapa bangunan ruko dan pusat perbelanjaan. Mereka belum bisa memastikan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Kami mengirimkan seluruh kendaraan pemadam kebakaran yang tersedia agar proses pemadaman bisa segera dilakukan meski ada hambatan karena api yang menyala dari BBM yang tumpah di sekitar beberapa meter, sehingga cepat menyebar ke bangunan di sekitar lokasi,” jelas Budianto.
Sementara ratusan petugas dari Polres Cianjur ditempatkan untuk mengatur lalu lintas menuju Sukabumi atau sebaliknya ke Cianjur-Bandung yang dialihkan ke jalur alternatif di dalam kota agar menghindari kemacetan panjang selama proses pemadaman.
Sampai pukul 22.30 WIB, upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan karena api yang sulit dikendalikan, bahkan beberapa kali terdengar ledakan, sementara warga perumahan yang berdekatan dengan lokasi mengungsikan anggota keluarganya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Polisi sedang menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran yang menghancurkan enam ruko dan tiga rumah serta tujuh kendaraan di Jalan Perintis Kemerdekaan. Kepala Satlantas Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto mengungkapkan, awal mula kebakaran terjadi karena truk tangki yang kehilangan kendali, terguling, dan mengakibatkan 2.400 liter bahan bakar minyak tumpah di lokasi kejadian. Polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang merusak enam ruko, tiga rumah, dan tujuh kendaraan di Jalan Perintis Kemerdekaan. Kepala Satlantas Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto menjelaskan, awal kebakaran berawal dari truk tangki yang tidak terkendali, jatuh, dan menyebabkan 2.400 liter BBM tumpah di tempat kejadian. Tim polisi sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menghancurkan enam ruko, tiga rumah, dan tujuh kendaraan di Jalan Perintis Kemerdekaan. Kepala Satlantas Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto menyampaikan, kebakaran dimulai dari truk tangki yang kehilangan kendali, terguling, dan mengakibatkan 2.400 liter bahan bakar minyak tumpah di lokasi kejadian.
“Sebelum truk yang berjalan dari arah Bandung menuju Sukabumi terguling, truk tersebut sempat menabrak truk yang sedang terparkir di tepi jalan dan membawa air mineral, sehingga seluruh bahan bakar minyak di dalam truk tumpah di lokasi kejadian,” ujar Hardian Andrianto.
Beberapa saat kemudian terlihat percikan api yang menyebabkan kebakaran di beberapa titik di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, api menghanguskan sejumlah bangunan ruko serta pos polisi yang di depannya terparkir empat kendaraan.
Untuk memastikan sumber percikan api, katanya, saat ini tim Inavis Polres Cianjur dan Damkar Cianjur sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut karena keterangan saksi mata menyebutkan bahwa percikan api berasal dari arah kebocoran bahan bakar di bundaran Perintis Kemerdekaan-Pasirhayam.
“Penggalian dan penyelidikan dilakukan oleh Inavis Polres Cianjur, untuk memastikan dari mana sumber percikan api berasal yang menyebabkan kebakaran di beberapa lokasi, termasuk bangunan ruko dan pos polisi serta kendaraan,” kata Hardian Andrianto.
Ia mengatakan, setelah truk terguling dan muatan BBM tumpah ke jalan, tidak langsung terjadi api, tetapi beberapa menit kemudian muncul percikan yang menyambar BBM yang sudah menyebar sejauh puluhan meter. Saksi mata sempat melihat api muncul di saluran air dekat lokasi, serta beberapa kali terdengar suara ledakan keras, sehingga warga langsung berlarian menjauhi tempat kejadian.
“Sementara api semakin membesar, sejumlah saksi melihat seorang pengendara motor meminta bantuan karena api menyerang tubuhnya, korban langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Hardian Andrianto.
Sampai hari Minggu (2/11) pagi, petugas gabungan masih berupaya melakukan evakuasi kendaraan yang terbakar dengan menggunakan derek besar. Garis polisi dipasang mulai dari Bundaran Pasirhayam hingga lokasi truk yang terguling.
Sementara petugas pemadam kebakaran Cianjur masih melakukan pendinginan untuk memastikan api tidak menyala kembali di beberapa bangunan ruko yang terbakar, termasuk tiga rumah warga yang berada di belakangnya.
