Polres Pelalawan Kembali Ciduk Pelaku TP Narkotika, Kali ini Kelas Pengedar

by -121 views

RIAU (LK) – Keseriusan jajaran Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan dalam menekan angka peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah itu melalui Satuan Reserse (Satres) Narkoba nampaknya patut diacungi jempol, tidak sedikit para penikmat sekaligus pengedar barang haram tersebut digelandang ke Mapolres Pelalawan.

Seperti kasus yang diungkap pada Senin (20/7) kemarin, pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, MY yang diduga berprofesi sebagai pengedar tersebut tidak bisa berkutik dihadapan petugas. Tidak tanggung-tanggung, sabu dengan berat 61.76 gram siap edar yang sudah dibagi dalam 76 paket plastik klep merah.

Kepala Kepolisian Resort Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko, S.Ik melalui Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba, IPTU Gus Purwanto, SH, MM kepada Lintaskriminal.co.id mengatakan bahwa tersangka MY sudah meresahkan masyarakat karena sering melakukan transaksi narkoba di daerah tersebut.

Lebih lanjut, IPTU Gus Purwanto menerangkan, sebagai bentuk kerjasama yang baik berupa laporan dari masyarakat, Polres Pelalawan memberikan respon dengan cara membentuk tim melelai Satres Narkoba guna melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap tersangka MY di lapangan.

“Sebelum diciduk, terlebih dahulu kita melakukan tahap penyelidikan dan pengintaian terhadap tersangka, selanjutnya dengan bukti yang ada, kita langsung mengambil tindakan,” ungkap mantan Panit 1 unit 2 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Riau itu.

Selama dalam masa penyelidikan yang dilakukan tim di lapangan, pria yang akrab disapa Agus itu menyebutkan pihaknya berhasil mengetahui barang haram yang diedarkan tersangka MY di Desa Bagan Limau tersebut berasal dari Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, dimana proses pengiriman dilakukan dengan cara disisipkan dalam karung beras dam dikirim melalui bus Makmur.

Disisi lain, terkait siapa yang mengirimkan barang haram itu, berdasarkan hasil interogasi tersangka mengaku bekerjasama dengan perempuan, barang haram itu dipaket seolah-olah seperti beras ukuran 10 Kg, sehingga bisa mengelabui aparat selama perjalanan.

“Tersangka MY memperoleh barang haram itu dari seorang perempuan, inisialnya sudah kita kantongi guna kita kembangkan lebih lanjut. Mengenai kiriman yang diterima MY, beruntung barang itu belum sempat diedarkan karena petugas lebih dahulu meringkus tersangka,” tandasnya.

Sementara itu, terhadap MY yang tertangkap tangan memiliki dan menguasai narkotika dan obat-obat terlarang itu diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. “Tersangka saat ini sudah kita amankan di Polres Pelalawan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,” pungkas Agus.

Penulis : Yusman

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *