Polsek Tenayan Ciduk tiga Orang Pelaku Curas dan Satu DPO

by -191 views

Riau,( LK ) —-  Polsek Tenayan Raya Kota Pekanbaru Riau, Jumat (10/1) berhasil meringkus tiga dari empat orang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan dari kasus kejahatan yang mereka lakukan pada penghujung tahun 2019 lalu adalah Yanuardyn Laia alias Yanuar alias Ardi (20), Richard Mose Tabulau alias Richard (23) dan Zuli Agus Laia alias Agus (22). Sementara seorang pelaku lai yang telah dikantongi identitasnya masih dalam pengejaran ( DPO ).

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol HM Hanafi saat dikonfirmasi Media Lintaskriminal.co.id Melalui Iptu E.J. Manulang Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Sabtu (11/1) membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku berikut barang bukti kejahatan mereka yang antara lain terdiri dari sebuah ponsel, satu lembar STNK dengan nomor polisi BM 5511 TU, satu unit sepeda motor merk Honda Verza  dengan nomor polisi BM 6537 UP warna putih dan sebilah balok kayu berpaku.

“Barang bukti lainnya adalah satu bungkus rokok merk Magnum Mild serta satu unit sepeda motor merek Honda dengan nomor polisi BM 5511 TU,” jelas Hanafi.

Kapolsek menjelaskan, perbuatan jahat yang dilakukan Ardi Cs berlokasi di sebuah warung yang berada di samping SPBU Jalan H. Imam Munandar Kelurahan Sialang Sakti Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Dijelaskan, aksi kejahatan pelaku bermula dari kedatangan korban Joni Anuar (31) ke tempat nongkrong para pelaku. Korban yang datang menggunakan sepeda motor berhenti di halaman sebuah warung yang sudah tutup dan gelap.

“Korban menanyakan sesuatu kepada para pelaku yang tengah asyik main game ludo di ponsel mereka. Korban yang sempat diajak main, lantas meminta salah seorang pelaku untuk membeli minuman di Jalan Lintas Timur sembari memberikan selembar uang pecahan Rp50.000,” jelasnya.

Hal itu ternyata memicu niat jahat pelaku untuk menguasai harta korban. Pelaku pun berupaya mengambil kunci sepeda motor yang dibawa korban, namun korban berhasil mempertahankannya. Perlawanan korban lantas dibalas dengan hantaman balok berpaku di bagian kepala belakang korban.

“Saat korban terjatuh dan pingsan, lantas pelaku mengambil ponsel dan sepeda motornya. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta,” lanjut Hanafi.

Dikatakan pula, Ardi terpaksa dihadiahi timah panas, karena mencoba kabur dari petugas saat diminta menunjukkan persembunyian salah seorang pelaku lainnya yang saat ini sudah masuk DPO.

 

(eman/ KSC)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *