Posko Pengaduan Walhi, Ini Jumlah Korban Demo Palembang

oleh -341 views
Suasana Demo Palembang
Suasana Demo Palembang

SUMSEL, Lintaskriminal.co.id – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Selatan mencatat terdapat 49 orang yang menjadi korban kerusuhan dalam aksi demo mahasiswa di Jalan Pom IX Palembang, pada Selasa (24/9).

Demo mahasiswa tersebut terkait pembatalan Undang-Undang KPK yang baru disahkan, Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan sejumlah RUU yang dianggap mengandung kontroversi.

Direktur Eksekutif Walhi Sumsel Hairul Sobri mengatakan, 49 korban kerusuhan tersebut menjalani perawatan di tiga rumah sakit di Palembang, yakni 28 orang di RS RK Charitas, delapan orang di RS AK Ghani dan 13 orang di RS Muhammaddiyah.

Para korban tersebut, semuanya mengalami luka fisik. Bahkan, sebagian mengalami pecah kepala serta tangan dan kaki patah akibat terlibat kericuhan tersebut.

“Ribuan mahasiswa yang aksi kemarin membawa 13 tuntutan kepentingan rakyat. Namun, aksi damai ini tercoreng dengan adanya ricuh tindakan represif dari polisi. Dampaknya, ada 49 orang yang menjadi korban berdasarkan catatan kami,”kata Hairul, Rabu (25/9) seperti yang dikutip dari Kompas.co.

Hairul mengatakan, dengan banyaknya korban berjatuhan, Walhi bersama jaringan advokat dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang membuka Posko pengaduan bagi korban kekerasan pada aksi demo pada 24 September 2019 kemarin.

Posko ini dibuat sebagai bentuk pendampingan hukum bagi mahasiswa atau masyarakat yang menjadi korban kekerasan pada aksi demo kemarin.

“Posko ini telah dibuka sejak malam kemarin, kita imbau bagi kawan-kawan dari mahasiswa atau jurnalis yang jika menjadi korban kerusuhan kemarin untuk melapor ke Posko ini,”ujar Hairul.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, aksi demo yang dilakukan oleh ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, berakhir ricuh, Selasa (24/9).

 

ZALMI

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *