Proyek Belum Rampung, Tapi Sudah Dibayar PUPR Pelalawan 90 Persen

oleh -363 views
Anggota DPRD Pelalawan Dapil IV sedang melakukan pengecekan proyek Jalan Poros Sorek I - Desa Betung (f/Dian)
Anggota DPRD Pelalawan Dapil IV sedang melakukan pengecekan proyek Jalan Poros Sorek I - Desa Betung (f/Dian)

RIAU (LK) – Pengerjaan proyek konstruksi paket 5 (Lima) Peningkatan Jalan Poros Sorek I – Desa Betung Kecamatan Pangkalan Kuras (Pekerjaan Rigid) ternyata belum rampung, hingga kini jalan tersebut tampak masih dikerjakan.

Berdasarkan penelusuran Lintaskriminal.co.id, terdapat kejanggalan dalam proyek yang yang dimenangkan CV. Cahaya Gunung Agung, pihak kontraktor dicurigai main mata dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Informasi yang berkembang, Dinas PUPR telah mencairkan anggaran melalui APBD Kabupaten Pelalawan sebesar 90 persen ke rekening perusahaan dari total nilai kontrak Rp 6,7 miliar lebih.

Atan (45), salah seorang warga Kelurahan Sorek I kepada media ini mengatakan sejak awal melihat perkembangan pengerjaan proyek tersebut, dimana pihak kontraktor tidak serius dalam menyelesaikan pekerjaannya.

“Kalau pihak kontraktor serius, kita yakin pekerjaan rigid itu cepat selesai, sayangnya setelah diperpanjang 50 hari pengerjaan, pekerjaannya tetap saja tidak selesai,” ujarnya.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Baharuddin, SH bersama anggota Dewan Dapil IV mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Dinas PUPR.

Menurut Baharuddin, kelalaian dalam pengerjaan proyek tersebut dapat menyebabkan kerugian, karena tidak mudah untuk memperjuangkan anggaran untuk kegiatan itu, mulai dari perencanaan, hingga waktu pelaksanaan kegiatan.

“Pekerjaan jalan ini menghabiskan anggaran berkisar Rp 8 miliar, herannya sampai saat ini pekerjaan tidak kunjung selesai, ini harus kita pertanyakan,”ungkap Baharuddin.

Lebih lanjut, sosok yang biasa disapa Bahar masih mempertanyakan apa yang menjadi permasalahan mendasar dalam proyek miliaran rupiah itu.

“Dalam waktu dekat kita akan panggil Dinas PUPR dan kontraktor, nanti akan kita pertanyakan apa yang menjadi permasalahan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan belum memberikan keterangan resmi terkait pembayaran 90 persen dari nilai kontrak.

 

Penulis : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.