Rem Blong, Truk Fuso Tabrakan Beruntun di Lereng Semeru: 1 Tewas, 4 Luka-Luka

by -74 Views

jatim.Lintaskriminal.co.id –, LUMAJANG – Kecelakaan beruntunterjadi di lereng Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang. Satu orang meninggal dunia, dua mengalami luka parah, dan dua lainnya luka ringan setelah truk Fuso yang membawa kayu mengalami rem blong di wilayah Candipuro, Selasa (11/11) sore.

Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu menyampaikan bahwa truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi N-9858-UZ berjalan dari arah barat ke timur di jalan yang menurun dengan kecepatan sedang sebelum kehilangan kendali.

“Hasil penelitian kejadian, sopir truk kurang berhati-hati dan tidak mampu mengendalikan kendaraan yang mengalami rem macet sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” kata Dendy di Lumajang, Rabu (12/11).

Kecelakaan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan dan menabrak rumah menyebabkan satu pengendara motor tewas di lokasi kejadian serta empat korban lainnya mengalami cedera, terjadi di jalan raya Desa/Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada sore hari Selasa (11/11).

“Kronologinya, truk Mitsubishi Fuso yang mengangkut kayu melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang di jalan menurun, lalu mengalami rem blong dan menabrak bagian belakang truk Isuzu Nopol N-8510-EZ yang berjalan searah di depannya,” katanya.

Kendaraan tersebut kemudian menabrak sepeda motor Yamaha Mio dengan plat nomor N-3393-ZG yang sedang melaju dari arah timur ke barat (berlawanan) serta menabrak warga yang berada di dalam rumah, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Karena kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor bernama Rika Umami (39) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Dendy.

Di sisi lain, pengemudi truk Fuso M Ali Yusuf mengalami cedera parah dan sedang dirawat di RSUD Pasirian Lumajang. Sopir truk Isuzu Jumat Hartono hanya mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas Candipuro.

“Pengemudi sepeda motor bernama Supardi mengalami luka di bagian kaki dan tangan, kemudian dibawa ke Puskesmas Candipuro, sedangkan warga yang berada di dalam rumah tertabrak truk dibawa ke RSU dr Haryoto Lumajang,” ujarnya.

Menurut Dendy, kecelakaan beruntun tersebut murni disebabkan oleh kelalaian sopir truk Fuso yang tidak memeriksa kondisi kendaraannya sebelum melakukan perjalanan.

“Saya mengajak masyarakat untuk memeriksa kendaraannya sebelum melakukan perjalanan, khususnya kendaraan besar yang mengangkut beban berat agar tidak terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa,” katanya.(antara/mcr12/jpnn)