Saat Tangkap Pelaku Narkoba, Unit Reskrim Polsek Tapung Temukan Empat Motor Curian

oleh -278 views

Riau,( LK ) – Satu dari dua pelaku narkoba yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Tapung pada Selasa dini hari (23/02/2021) di Desa Tanjung Sawit, juga terlibat dalam kasus Curanmor sebagai penadah sepeda motor curian.

Tersangka Kasus Curanmor dan Narkoba yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah HA alias WANDA (36), warga Flamboyan VII Desa Tanjung sawit Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.

Dari rumah tersangka ini ditemukan 4 unit sepeda motor tanpa surat-surat yang diduga dari hasil kejahatan, ke-4 sepeda motor itu adalah 1 unit Motor Kawasaki Ninja warna Hitam BK-6004-ZS, 1 unit motor Honda Beat warna putih BM-5428-QP, 1 unit motor Honda Vario warna merah BM-3464-QX dan 1 unit motor Honda Scoopy warna biru putih BM-3271-JL.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Selasa (23/02/2021) sekira pukul 00.15.wib, saat itu team opsnal Polsek Tapung melakukan penggerebekan terduga pelaku narkoba di salahsatu rumah di Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung.

Petugas berhasil mengamankan 2 orang tersangka yaitu HA dan BU tengah menggunakan narkotika jenis shabu, selanjutnya disaksikan aparat desa setempat dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti narkotika jenis shabu serta 4 unit sepeda motor berbagai merek dibelakang rumah tersangka.

Saat diinterogasi, tersangka HA mengakui bahwa sepeda motor tersebut adalah miliknya dan tidak dilengkapi dokumen, menurut pengakuannya motor tersebut dibeli dari seseorang inisial R dan D yang kini masih dalam penyelidikan petugas.

Kapolres AKBP Mohammad Kholid Sik SH Melalui Kapolsek Tapung KOMPOL Sumarno saat dikonfirmasi Media membenarkan penangkapan tersangka penadah motor curian, disampaikan bahwa tersangka dan barang bukti kini telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Kanit Reskrim Polsek Tapung AKP Marupa Sibarani SH MH kepada media lintaskrimina.co.id bahwa pelaku sudah kita tahan dan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut dan untuk pelaku kita kenakan pasal 363 dengan ancaman empat tahun penjara,Tegasnya.**

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.