Sayed Junaidi : Dukung Polri, Tangkap Joko Tjandra !!!

oleh -213 views

JAKARTA,( LK ) — Menyikapi kasus buronan Djoko Soegiarto atau Tjoko Tjandra, Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98, Sayed Junaidi Rizaldi angkat bicara. Menurut Sayed, langkah yang diambil pihak Polri sangat tegas dalam proses penuntasan kasus tersebut.

Karena itu, dikatakan pria yang akrab disapa Pak Cik ini, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja pihak Polri dalam proses penanganan kasus ini, dan tidak mau setengah-setengah dalam melakukan penindakan.

“Dalam penuntasan kasus Tjoko Tjandra ini, kami sangat apresiasi kinerja Polri, terutama dari Bareskrim, Pak Listyo Sigit, karena gerak cepat dan tanpa pandang bulu, yang terindikasi terlibat 3 jenderal polisi tersebut, langsung dicopot dari jabatannya ini memang kerja luar biasa dan kerja profesional. Harus dicontoh oleh lembaga-lembaga lain dalam menyelesaikan persoalan di dalam institusinya,” kata Sayed, Kamis (23/7/2020) sebagai mana yang di langsir oleh media Bangai.id.

Sayed juga mengatakan, langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah pengejaran dan dijadikan target operasi, Kalau bisa dibuat target waktunya. Misalnya dalam jangka waktu sebulan mesti ditangkap.

“Karena kan kita tahu, walaupun dia buron di luar negeri, tapi perusahaan-perusahaannya masih beroperasional di Indonesia, dan masih berusaha di republik ini,” imbuhnya.

Ditambahkan Alumni S2 Politik Universitas Indonesia (UI) tersebut, pemerintah bisa tegas dengan membekukan aset aset Djoko Tjandra di Indonesia, dan diambil alih oleh pemerintah.

“Itu bisa menjadi salah satu pelajaran bagi konglomerat yang melakukan korupsi di Indonesia, yang korupsi dan kabur ke luar negeri, jadi suatu pelajaran,” ungkapnya.

Dalam rangka pemulihan ekonomi dalam suasana Covid-19, menurut Sayed pembekuan aset aset para koruptor yang lari ke luar negeri itu bisa diambil alih kemudian dibekukan, dan dijadikan aset negara, dan dijadikan untuk kepentingan rakyat. Jika memang ada ketentuan seperti itu, maka langkah tersebut menurutnya harus diambil.

Namun demikian, untuk langkah awal sejauh ini menurutnya pihak Polri telah menunjukkan kerja tim yang baik dan tindakan tegas yang patut diberikan apresiasi.

“Ini patut diacungi jempol, karena ini memang menurut pengamatan saya baru ini saya melihat terjadi ketegasan seperti ini, bukan tidak ada ketegasan sebelumnya, tapi belum ada yang seperti ini, langsung dicopot kan, itu bukan sembarangan bukan ambil keputusan, tapi sudah dipertimbangkan dengan matang,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Djoko Soegiarto Tjandra alias Joe Chan merupakan seorang pengusaha dan buronan korupsi asal Indonesia. Pada 2009, ia melarikan diri ke Papua Nugini sehari sebelum ia dijebloskan ke penjara karena perannya dalam penggelapan dana perbankan. (*)

Sumber : Bangai.id

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *