Sayed Junaidi : KPPU dan Kementerian BUMN, Duduk Bersamalah

oleh -16 views

Jakarta, ( LK ) — Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98 Sayed Junaidi Rizaldi menilai soal konpers KPPU tentang adanya Rangkap Jabatan 62 Petinggi BUMN adalah hal yang janggal karena adanya fakta integritas ketika seseorang terpilih menjadi komisaris atau direksi di BUMN. Apalagi Kementerian BUMN melalui staff khususnya Arya Sinulingga Arya pun meminta kepada KPPU memberikan informasi secara langsung supaya dapat melakukan klarifikasi terkait isu temuan tersebut.

“Jika memang data ini benar, maka bagus sekali untuk sebagai koreksi terhadap kementerian BUMN tetapi jika tidak benar maka akan menjadi bola liar, jadi alangkah baiknya sesama lembaga negara itu, duduk bersama dulu, bukan sikit sikit konfrensi pers sehingga masuk ke ruang publik,” ujar lulusan S2 politik UI tersebut.

“Apalagi persaingan usaha tidak sehat itu jika kita definisikan akibat rangkap jabatan, nah bagaimana jika kita taruh cermin di KPPU, dengan bahasa yang sederhana tentang sebuah persaingan, ketika anggota KPPU yang merangkap juga menjadi dosen atau mempunyai jabatan non struktural di kampus bahkan mungkin masih ada yang menjadi konsultan atau peneliti bagaimana sangsinya karena jika ukurannya tidak boleh rangkap dan dikuatirkan ada persaingan tidak sehat bisa persaingan antar kampus misalnya.

Maka oleh sebab itu anggota KPPU juga harus murni jadi anggota KPPU saja, tokoh sebagai anggota lembaga negara sudah dilengkapi dengan fasilitas negara sesuai regulasi yang mengaturnya,” Tegas Pengagas Deklarasi Ciganjur 1998 ini menutup pembicaraan kepada media melalui whatsapp Pribadinya.

Penulis : Yulisman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *