Sedia Payung Sebelum Hujan, PT SPA Bentuk Team Sigahkar Bersama Polisi dan Masyarakat

by -148 views

RIAU (LK) – Musim kemarau menjadi salah satu momok yang menakutkan bagi perusahaan di Provinsi Riau, bagaimana tidak, pada musim ini banyak lahan yang kekeringan, terlebih lagi untuk daerah yang berada pada lahan gambut, wilayah itu kerap menjadi langganan kebakaran. Tidak tanggung-tanggung, jika sudah terbakar, lahan gambut biasanya sulit untuk dipadamkan.

Guna mengantisipasi hal tersebut, sejak awal bulan Juni 2020 PT. Satria Perkasa Agung bersama Kepolisian Sektor Pelangiran dan MPA (Masyarakat Peduli Api) Desa Tanjung Simpang sudah berjibaku dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di seputaran wilayah operasional perusahaan pada khususnya dan wilayah Kecamatan Pelangiran pada umumnya.

Ibarat menyediakan payung sebelum hujan, perusahaan tersebut saban hari telah membentuk team terpadu SIGAHKAR (Antisipasi Pencegahan Kebakaran) dan disiagakan dengan sistem mandah di pos pantau rawan kebakaran.

Dengan peralatan pemadam kebakaran hutan lengkap, tim secara bergantian melakukan patroli rutin di titik-titik rawan kebakaran yang sudah di tetapkan. Memberikan sosialisasi tentang bahaya kebakaran hutan kepada warga masyarakat setempat.

Informasi yang dihimpun Lintaskriminal.co.id, MPA Desa Tanjung Simpang terdiri dari 30 orang personil bersama anggota Polsek Pelangiran dan RPK perusahaan hilir mudik dari hulu sampai ke hilir sungai simpang kanan melakukan patroli rutin menggunakan transportasi speed boat secara bergantian.

“Team ini dibentuk sebagai tanggung jawab atas keamanan areal konsesi dari ancaman kebakaran, pada tahun ini perusahaan PT. Satria Perkasa Agung telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar untuk upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Rohadi, kepala Forest Protection PT SPA.

Mengenai anggaran, Rohadi menjelaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut merupakan untuk perbaikan akses transportasi, penambahan peralatan damkarhut, pengadaan alat komunikasi, pembangunan pos pantau, dan pembayaran insentif MPA secara rutin setiap bulan.

Lebih lanjut Rohadi mengatakan, selain mengamankan areal konsesinya dari ancaman kebakaran, perusahaan PT. SPA juga bertanggung jawab atas keamanan areal masyarakat setempat sepanjang radius 10 km dari batas konsesi.

“Mudah-mudahan dengan terbentuknya team ”SIGAHKAR” terpadu ini, seluruh wilayah Kecamatan Pelangiran dapat terbebas dari kebakaran hutan dan lahan, dan target zero fire perusahaan PT. Satria Perkasa Agung dapat tercapai,” pungkas Rohadi.

 

Penulis : Yusman

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *