JAKARTA, halopadang.id.TV – Dua tulang belulang manusia ditemukan di sebuah bangunan lama perusahaan Finance di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Robi Heri Saputra menyatakan, pihaknya akan membandingkan sampel DNA kedua kerangka tersebut dengan data orang hilang yang terjadi saat demonstrasi pada akhir Agustus 2025 lalu.
Seperti yang diketahui, bangunan tempat dua kerangka manusia itu sebelumnya pernah terbakar saat aksi demonstrasi tersebut berlangsung.
“Dua kerangka yang dikirimkan ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati akan diambil sampel DNA-nya untuk nanti dibandingkan dengan beberapa orang yang pernah dilaporkan hilang sejak tanggal 29 Agustus 2025,” kata AKBP Robi dalam pernyataannya, Sabtu (1/11/2025).
Polisi, menurutnya, juga telah mengambil sampel DNA dari keluarga anggota yang dilaporkan hilang saat demonstrasi akhir Agustus lalu.
“Anggota keluarga yang dilaporkan hilang telah diambil sampelnya, termasuk kerabat R dan F,” katanya, menurut laporan jurnalis halopadang.id TV, Iksan Apriansyah.
Ia melanjutkan, hasil pengujian DNA akan dirilis pada Rabu (5/11) minggu depan.
Seperti yang diketahui, berdasarkan laporan Koalisi Sipil masih ada dugaan dua orang yang dilaporkan hilang setelah demo akhir Agustus 2025.
Dua individu yang masih dilaporkan hilang setelah aksi demonstrasi, yaitu Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid.
Sebelumnya dilaporkan, dua kerangka manusia ditemukan dalam kondisi terbakar di sebuah bangunan di Kwitang, Jakarta Pusat, pada hari Senin, Kamis (30/10).
Temuan ini terjadi ketika tim teknis gedung melakukan pemeriksaan struktur untuk perbaikan bangunan.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, dua tulang belulang yang ditemukan di dalam bangunan itu dalam keadaan terbakar hingga hangus.
Dua kerangka manusia tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan forensik lanjutan, termasuk pengambilan sampel DNA.
