Selundupkan Shabu lewat Kue,UCB Digagalkan Pihak Lapas

oleh -334 views
Gamabar Detik.com

BALI,( LK ) — Petugas Lapas Singaraja, Buleleng, Bali menggagalkan penyelundupan sabu yang disembunyikan dalam kue. Kue tersebut akan dikirimkan ke tahanan bernama Wayan Suryawan alias Balon.

“Berdasarkan prosedur saat orang (pengirim) diperiksa terlihat mencurigakan karena di dalam lapas masih menggunakan helm. Setelah pemeriksaan dia membawa enam buah kue, dari enam itu ada dua yang di dalamnya diduga barang narkotika sabu-sabu,” kata Kalapas Singaraja Risman Soemantri ketika dimintai konfirmasi, Minggu (27/10/2019).

Gambar Detik.com

 

Peristiwa itu terjadi Sabtu (26/10) pukul 11.30 Wita saat jam besuk tahanan. Dari temuan tersebut petugas pintu utama (P2U) lapas lalu menghubungi kepala keamanan dan kalapas. Pihak lapas lalu berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Buleleng.

“Kalapas lalu menghubungi kepala BNN Buleleng. Kepala BNN Kabupaten Buleleng dalam waktu singkat memerintahkan anggotanya untuk (memeriksa) ke dalam lapas dan mengadakan pengembangan. Selanjutnya barang bukti dan tersangka dibawa BNNP Buleleng untuk dilakukan pengembangan,” terang Risman.

Risman menuturkan Balon merupakan tahanan kasus narkotika dan sudah berada di lapas selama dua bulan. Balon dan pengirim narkotika UCB (26) saling mengenal sebelum Balon masuk bui.

“Balon statusnya tahanan, karena masih tahanan dia masih sugestnya besar sehingga nekat untuk mencoba (menyelundupkan), karena mungkin di dalam tidak ada, sudah bersih (narkotika) insyallah. Sehingga nekat (via) orang dari luar pada saat ketemu di kunjungan supaya dimasukkan ke dalam lapas ternyata ketahuan,” urai Risman.

Risman menuturkan baik Balon maupun Umar kini sudah dibawa BNNP Kabupaten Buleleng untuk dimintai keterangan. Dari pemeriksaan ditemukan barang bukti narkotika seberat 0,48 gram sabu.

“Dari enam ada dua yang kedapatan ada barang diduga narkotika. Berdasarkan info 0,48 gram sabu. Kedua tersangka dibawa ke BNNP, info BNNP tersangka (Umar) positif narkotika dan mengakui barang yang dikirimnya narkotika. Kami juga melakukan (pemeriksaan uine) kepada tahanan Balon negatif karena dia kepengin pakai mencoba memasukkan karena di dalam tidak ada,” terang Risman.

 

Dia menambahkan saat ini BNN Kabupaten Buleleng masih melakukan penyelidikan. “Selanjutnya tersangka dalam pengembangan BNN Kabupaten Buleleng,” ujar Risman.

 

Sumber : Detik.com

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.