Siswi SMA Tangerang Ditemukan di Cikini, Kondisi Mencemaskan

by -64 Views

Lintaskriminal.co.id – – Seorang siswi SMAJalan St Thomas Aquino, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, yang memiliki inisial MG (16) yang hilang sejak seminggu lalu telah ditemukan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan bahwa MG ditemukan di Cikini, Jakarta Pusat.

Kombes Budi mengungkapkan, siswi itu ditemukan oleh petugas dari Polres Metro Tangerang Kota pada hari Rabu sore (12/11/2025).

“Sudah ditemukan tadi sore oleh Polrestro Tangerang Kota di sekitar Cikini, Jakarta Pusat,” ujarnya saat dimintai konfirmasi di Jakarta, kemarin.

Namun, Budi belum memberikan penjelasan lengkap mengenai proses penemuan siswi SMA yang hilang tersebut.

Sersan Polri tersebut hanya menjelaskan keadaan siswi yang dalam kondisi sehat.

“Nanti kami akan memperbarui kembali, Alhamdulillah siswi dalam keadaan sehat,” katanya.

Tim dari Polres Metro Tangerang Kota,Polda Metro Jaya, sebelumnya mencari keberadaan siswi SMA Strada St Thomas Aquino, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, yang berinisial MG (16) yang hilang dalam satu minggu terakhir.

“Langkah pertama kami lakukan pengumpulan data. Ternyata anak-anak sekolah masih aktif dan mengumpulkan informasi dari orang tua,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Awaludin Tanur di Tangerang, Rabu.

Penyelidikan dilakukan karena siswi SMA tersebut sebelumnya dilaporkan hilang oleh orang tuanya sejak seminggu yang lalu.

“Karena memang untuk mempercepat pencarian, kami segera melakukan penyelidikan di lapangan. Dan tim sedang turun ke lapangan saat ini juga,” katanya.

Sebagai langkah untuk mempercepat proses penyelidikan dalam pencarian siswi SMA tersebut, pihak berwajib juga telah mengambil keterangan sejumlah saksi, mulai dari orang tua hingga pihak sekolah.

“Kami terus melakukan pemeriksaan hingga saat ini. Biar nanti kami mengumpulkan data-data tersebut,” katanya.

Orang tua MG, YH menyampaikan bahwa anaknya dilaporkan hilang sejak Rabu (5/11) dan hingga saat ini masih belum mengetahui keberadaannya.

“Pada Rabu, 5 November 2025, anak kami tidak kembali ke rumah, dibawa oleh seorang pria yang diduga merupakan otak dari kejahatan yang terorganisir,” katanya.

YH mengira kehilangan MB terkait dengan keterlibatan jaringan kejahatan yang terorganisir ataupenculikanoleh seorang pria yang tidak dikenal.

“Nomor telepon tidak lagi berfungsi sehingga tidak dapat kami lacak,” ujarnya.(ant/jpnn)