Terkait Kasus VCS Oknum Anggota DPRD, SGP Pelalawan Tuding BK Buang-buang Anggaran

oleh -523 views

RIAU (LK) – Sentral Gerakan Pemuda (SGP) Kabupaten Pelalawan sesalkan langkah Badan Kehormatan (BK) DPRD Pelalawan yang melakukan Studi Banding (Stuban) ke sejumlah daerah di Sumatera Barat, perjalanan wakil rakyat tersebut dinilai hanya membuang anggaran daerah yang seharusnya dapat dipergunakan untuk hal lain.

Ketua SGP Kabupaten Pelalawan, Jaka Endang kepada Lintaskriminal.co.id menilai bahwa BK tidak paham dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) mereka, bukannya baru melakukan Stuban setelah ada masalah yang dialami oleh anggota sesama Dewan.

Dikatakan Jaka, fungsi BK itu adalah memantau dan mengevaluasi disiplin dan/atau kepatuhan terhadap moral, kode etik, dan/atau Tata Tertib DPRD dalam rangka menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD, selain itu juga meneliti dugaan pelanggaran yang dilakukan Anggota DPRD terhadap Tata Tertib dan/atau kode etik DPRD.

“Tugas masing-masing kan sudah tahu saat menerima jabatan. Jika ada masalah dan baru melakukan Stuban, maka timbul satu pernyataan penting, selama ini mereka kemana?, sampai-sampai tidak mengetahui atau paham apa Tupoksi dari jabatan yang diemban,” tegas Jaka.

Menurut Jaka, terkait dugaan VCS mirip anggota DPRD Pelalawan itu, BK DPRD Pelalawan cukup memanggil yang bersangkutan dan pihak-pihak terkait untuk meneliti dugaan pelanggaran tersebut, selanjutnya BK mengeluarkan keputusan apakah perbuatan anggota DPRD itu melanggar etik atau tidak.

“Fungsi BK itu meneliti dan mengeluarkan rekomendasi tentang etika seorang Anggota DPRD Pelalawan melanggar atau tidak, mengenai permasalahan hukum yang sedang dihadapi oknum tersebut bukan urusan BK,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, tepatnya pada akhir tahun 2020 lalu masyarakat Pelalawan sempat dihebohkan dengan beredarnya video tidak senonoh mirip anggota DPRD, kini kasus yang melibatkan wakil rakyat itu sedang bergulir di Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

Penulis : Yusman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *