Terkait Musrembang Dijorong Palupuh dan Lurah Dalam ,Saat Konfirmasi Media Camat Hasrizal Diduga Elergi Dengan Wartawan

by -257 views

SUMBAR,( LK ) —- merasa di zholimi masyarakat Jorong Palupuh dan Jorong Lurah Dalam,tidak terima Kampungnya di No duakan,padahal prioritas 1 Musrembang se kecamatan adalah Jorong Palupuh dan Jorong Lurah Dalam kenagarian Kampung pasia laweh kabupaten Agam Sumatra barat ,sedangkan Simauang Lariang prioritas no 4.

“terkait pelaksanaan Musrembang di Palupuah pada 14/02/2018 sepakat dengan empat kelompok kerja 1.infrastruktur 2.sosial 3.ekonomi 4.kesejahteraan rakyat, khusus poin satu yaitu infrastruktur kami mengusulkan prioritas pertama kampung pasia lurah dalam karena jalan itu sangat betul betul bermanfaat, karena masyarakat yang menikmati jalan itu sangat banyak”ucap wali nagari Pasia Laweh kepada Rekan Rekan Media.

Satu hal lagi”jalan Jorong Palupuh dan Jorong lurah dalam sudah seharusnya di benahi,di lain sisi dengan jumlah penduduknya (_+) 1000 jiwa dan seluruh masyarakat di sekitar sangat membutuhkan untuk akses jalan tani dan jalan ke sekolah dasar negeri, jalan dengan panjang 4,7 KM sangat rentan permasalahan”ucap wali nagari pasia laweh

“kami sebagai masyarakat sangat kecewa dengan pemerintahan Agam sebab kampung kami sebagai prioritas no satu,padahal kami telah mensahkan pembebasan lahan selebar 6 meter, sesuai hasil murembang tingkat kecamatan dengan 4 wali nagari dan telah bersepakat menjadikan jorong Palupuah dan jorong lurah dalam menjadi prioritas no 1 namun nyatanya sampai saat ini kami hanya dapat janji janji ,yang kami masyarakat butuh kan bukan janji dan pemancangan tapi eksekusi pengaspalan sesuai perjanjian kabupaten Agam yang tertera di dalam APBD”ucap seluruh masyarakat jorong palupuh dan jorong lurah dalam kepada Rekan media.

Salah satu dari tokoh ninik mamak di jorong palupuh dan jorong lurah dalam juga menyebutkan kepada awak media “hasil sepakat musrembang pada tahun 2018, setelah itu di susun lah oleh APBD per Kabupaten 2019 namun seiring berjalannya waktu mandat itu di serahkanlah ke legasi kecamatan Palupuh pada pertengahan 2019 dan akan ada pengaspalan katanya, namun sampai saat ini kenyataannya tidak ada tanda tanda”

Di lanjukan dengan informasi yang kami dapatkan dari salah seorang pejabat di Agam SP menyebutkan kepada masyarakat” Jorong Palupuh dan Jorong lurah dalam tidak masuk dalam APBD dengan alasan karena tidak menjadi prioritas di kecamatan,yang termasuk itu adalah jalan simauang lariang kampuang melayu,saya mengerjakan sesuai dokumen yang di berikan oleh kecamatan “tuturnya

salah seorang pejabat(ZL) di Agam juga mengatakan” pembangunan jalan jorong palupuh dan jorong lurah dalam itu kemungkinan gagal,siapa pun yang membatalkan harus bertanggung jawab untuk menjelaskan kepada masyarakat soalnya ini kewenangan APBD”ucapnya kepada seluruh tokoh masyarakat jorong palupuh dan lurah dalam

Kemudian semua tokoh masyarakat jorong palupuh dan jorong lurah dalam juga menyebutkan”padahal jalan simauang itu rangking 4 ketika musrembang kecamatan kenapa yang ranking 4 di kerjakan sedangkan yang ranking 1 dapat janji,kami sangat kecewa, padahal pokja yang ikut sudah sepakat dan satu hal lagi setiap yang di buat di kecamatan tidak bisa di ganti ganti karena pengantian itu adalah forum tertinggi pengambil kebijakan “ucapnya.

Masih tidak terima di zholimi,seluruh masyarakat Jorong Palupuh dan jorong lurah dalam berbondong bondong menuju ke kantor kecamatan palupuh untuk mempertanyakan permasalahan tersebut.

Selanjutnya masyarakat menyampaikan kekuhan kepada Camat palupuh Hasrizal, kenapa kampung kami di no duakan? Hasrizal selaku Camat dengan simpel menyampaikan di hadapan seluruh masyarakat jorong palupuh dan jorong lurah dalam bahwa “bukan kewenangan saya tapi kewenangan orang Kabupaten Agam”ucap camat di hadapan seluruh masyarakat yang berada di lokasi dengan santainya.*

Tidak sampai disitu media lintaskriminal.co.id mencoba konfirmasi Herizal sebagai camat kecematan melalui telpon selulernya dan WhatsApp pribadinya tidak ada jawaban diduga camat Kecematan Palupuh tersebut elergi dengan wartawan .

Penulis : Riki Hidayat

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *