Tiga Jiwa Melayang di Tanjakan Maut Wado, Korban Peziarah dari Majalengka

by -76 Views

KABAR-PRIANGAN.COM– Tiga jiwa melayang dalam kecelakaan maut yang menimpa rombongan peziarah dari Kabupaten Majalengka di Jalan Raya Wado-Malangbong, tepatnya Tanjakan Coet, Desa Cilangkap, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu, 1 November 2025 sekitar pukul 20.00 malam.

Tanjakan Coet tidak jauh dari Tanjakan Cae yang terkenal dengan jalur tengkorak akibat seringnya terjadi kecelakaan berujung kematian.

Dalam kejadian tersebut, tiga orang meninggal di lokasi kejadian, 14 penumpang mengalami cedera parah, dan tiga lainnya menderita luka ringan setelah mobil Elf Long dengan plat nomor E 7566 KC yang mereka naiki mengalami kecelakaan dan terbalik di jalur menurun serta berkelok.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Tiga orang meninggal, 14 luka parah, dan tiga lainnya luka ringan. Seluruh korban telah dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang,” kata Dini, Minggu, 2 November 2025.

Berdasarkan keterangan Dini, kendaraan itu membawa 20 orang rombongan peziarah dari Majalengka yang baru tiba dari Tasikmalaya melalui rute Malangbong–Wado.

Saat melewati turunan yang tajam dan berkelok, mulai dari Tanjakan Cae hingga Tanjakan Coet, kendaraan yang dikemudikan Dedeng diduga kehilangan kendali karena pengemudi tidak memahami kondisi jalan.

“Elf sempat berusaha mendahului kendaraan rombongan lain, namun oleng di tikungan yang menurun hingga terbalik. Seluruh penumpang terlempar dan mengalami benturan yang sangat keras,” ujar Dini.

Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Di sisi lain, kendaraan yang mengalami kerusakan parah telah dibawa dari tempat kejadian.

Polisi juga meminta pengemudi untuk lebih berhati-hati saat melewati jalur Wado–Malangbong, terutama di area Tanjakan Cae yang dikenal tajam dan berkelok.

Perawatan Intensif

Kepala Humas RSUD Umar Wirahadikusumah, Rendi, menyatakan bahwa seluruh korban saat ini sedang mendapatkan perawatan yang intensif.

“Dari 20 penumpang, tiga meninggal, sementara yang lain mengalami cedera parah dan luka ringan yang masih dalam perawatan,” katanya.

Para korban yang meninggal masing-masing dikenal dengan nama Esih, Tasa, dan Mulya, yang semuanya merupakan warga dari Kabupaten Majalengka.

Data Korban

Di antara korban luka-luka adalah Nursiti, Eti, Nurhayati, Dede Hadijah, Ikhsan, Samsudin, Nana Sutisna, Sarti, Sanari, Dedeng (sopir), Wasroni, Nawi, Wawan Gunawan, Ade, Rokib, dan Durahman.