TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN– Penduduk Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat dihebohkan oleh kejadian kebakaran sebuah truk yang membawa campuran barang di depan Gudang Lancar Jaya, Jalan H. Abdullah Umar, pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 14.42 WITA.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, api menghabiskan seluruh barang yang ada, menyebabkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K. bersama tim identifikasi dari Polres Polman serta beberapa anggota Polsek Wonomulyo segera tiba di lokasi guna melakukan penyelidikan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area sekitar agar tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat.
Truk yang terbakar merupakan jenis Daihatsu Fuso berwarna oranye dengan plat nomor DD 8906 XD, yang dikemudikan oleh Ari Wardana (27) yang tinggal di Kecamatan Mapilli.
Pada saat kejadian, truk tersebut baru saja tiba di gudang bersama dengan satu truk lainnya untuk melepaskan barang bawaannya.
Berdasarkan keterangan saksi mata Andi Pratama (25), api tiba-tiba muncul dari bagian belakang truk dan langsung melahap tumpukan sterofoam yang berada di dekat kendaraan tersebut.
Dalam hitungan menit, api berkobar dan menghanguskan seluruh barang yang ada di dalam truk.
Warga sekitar berusaha mengatasi kebakaran dengan alat yang tersedia sebelum tiga mobil pemadam kebakaran dari Unit Damkar Rea Barat tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WITA.
Setelah berjuang hampir setengah jam, petugas berhasil mengatasi api.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa sumber api berasal dari percikan knalpot truk yang mengenai tumpukan sterofoam di belakang kendaraan.
Api menyebar dengan cepat akibat adanya muatan minyak goreng yang mudah terbakar.
Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan guna menentukan penyebab pasti dari kebakaran tersebut.
“Kami telah mengamankan lokasi dan mengumpulkan beberapa barang bukti serta keterangan dari saksi. Dugaan sementara menyebutkan bahwa api berasal dari percikan knalpot, namun penyelidikan masih terus kami lakukan,” kata Kapolsek Wonomulyo, Sandy.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi dan pemilik perusahaan distribusi untuk lebih berhati-hati dalam mengatur barang bawaan, khususnya bahan yang mudah terbakar, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Selanjutnya, barang yang terbakar dan rusak antara lain:
300 karung tepung terigu (berat 25 kg per karung)
350 botol minyak goreng kemasan 5 liter
150 dos larutan ABC berisi 12 botol
5 kemasan cangkang plastik bersegel
100 bola busa sterofoam. (*)
