Usai Happy-Happy, Cewek Karaoke Grahadi Dianiaya Oknum Polisi

oleh -163 views
Ilustrasi
Ilustrasi

BALI (LK) – Kejahatan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, seperti halnya yang dialami oleh YA (23), seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu di Grahadi Bali Karaoke dan Music Room, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung menjadi korban penganiayaan oleh seorang tamu.

Informasi yang dihimpun media ini, wanita berambut pirang itu dianiaya oknum anggota kepolisian jajaran Polda Bali, yang bersangkutan diduga bertugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar berpangkat Iptu, berinisial A.

Kejadian ini berlangsung heboh di halaman tengah di dekat restoran Grahadi, Selasa (25/5) sekitar pukul 20.00. Akibatnya, cewek karaoke ini mengalami memar pada wajah dan tubuhnya lantaran ditampar, didorong, bahkan sempat ditendang saat terjatuh.

Sejumlah sumber yang ditemui lapangan menjelaskan antara YA dan A sudah saling kenal. Sebab wanita PL yang bertugas menemani tamu-tamu karaoke ini justru dijemput oleh A di kosnya di Denpasar menggunakan mobil sekitar pukul 15.30.

Sampainya di tempat hiburan ini, keduanya masuk ke room B3. Mereka kemudian menikmati malam dengan sajian makanan, minuman sambil karaoke.

Tak berselang lama di room itu, dan entah mengapa, mereka yakni A beserta kurang lebih 3 teman yang belakangan beredar kabar bahwa diduga oknum anggota polisi ini, meminta pindah ke room 25. Namun, sekitar pukul 19.30 diduga karena salah paham, A, keluar dari room.

Kemudian, tak jauh dari restoran itu, A yang sedang mengendarai mobil dihadang YA.

“Saat turun dari mobil, YA lalu ditampar, didorong dan disepak diduga terpengaruh alkohol,” jelas sumber seperti yang dikutip dari Radarbali

Setelah menganiaya YA, kemudian A kembali masuk ke mobil, tujuannya untuk pergi (pulang). Ketika naik dan masuk ke dalam mobil, A kembali turun lantaran YA melempari mobilnya menggunakan HP.

“Ya dua kali dianiaya, katanya. Mengetahui mobilnya dilempar, A turun lalu mendorong wanita itu. YA yang diketahui terjatuh itu justru disepak lagi. Peristiwa itu menjadi tontonan, baik sejumlah tamu, LC,” papar sumber ini.

Aksi brutal itu lalu dilerai oleh sekuriti dan mami yang bertugas malam itu. “Setelah dilerai, A lalu pergi meninggalkan lokasi kejadian,” paparnya.

“Kami mendapatkan informasi dari owner Boshe Jors, katanya ada anggota menganiaya pemandu lagu. Nggak tahu sih perkembangannya. Katanya sempat dimintai klarifikasi sih oleh Paminal Polda Bali,” jelas sumber di lingkungan Mapolda Bali.

Editor : Yulisman

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.