Video Panas Mirip Wakil Rakyat, Tokoh Pemuda Pelalawan Berharap Hanya Mirip

oleh -1.512 views

RIAU (LK) – Belum lama ini masyarakat Pelalawan digegerkan dengan beredarnya video panas (rekaman VCS, red), penyebabnya dikarenakan pemeran laki-laki dalam video tersebut diduga mirip dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan periode 2019-2024.

Meski belum dapat dipastikan apa maksud dari beredarnya video dengan durasi 42 detik itu, namun video panas tersebut mulai menuai kekecewaan dari masyarakat, salah satunya tokoh pemuda di ‘Negeri Amanah’ yakni Tomi Abd Rahman, SH

Kepada Lintaskriminal.co.id Tomi mengaku sangat kecewa dengan beredarnya video tidak senonoh itu, diduga kuat orang atau kelompok yang menyebar-luaskan video tersebut memiliki unsur kesengajaan dan sangat bertentangan dengan budaya maupun adat istiadat di bumi melayu.

“Perbuatan yang dilakukan laki-laki maupun perempuan dalam video tersebut merupakan perbuatan yang amat tercela, sementara melayu dikenal sangat menjunjung tinggi nilai kebudayaan, wajar saja banyak masyarakat yang kecewa,” ujar Tomi.

Selanjutnya, terkait pemeran laki-laki dalam video panas itu, Tomi berharap hanya sekedar mirip dan tidak diperankan oleh anggota legislatif yang sudah dipilih masyarakat periode 2019-2024, karena menurut Tomi tidak mungkin saja ada seorang tokoh yang sudah dipercaya rakyat mau melakukan hal yang tidak pantas seperti demikian.

Akan tetapi, apabila laki-laki yang berada dalam video tersebut benar-benar diperankan oleh wakil rakyat yang dimaksud, Tomi menilai bahwa anggota DPRD itu tidak layak lagi menjalankan amanah, bahkan dianggap telah mengkhianati konstituennya, bahkan juga seluruh masyarakat Pelalawan.

“Jika laki-laki dalam video itu sesuai dugaan masyarakat, tentu kita tidak menginginkan wakil yang tidak menghargai nilai-nilai ketimuran, apalagi sampai direkam dan tersebar seperti saat ini, namun kita tetap berharap laki-laki dalam video tersebut hanya mirip dan bukan wakil rakyat,” ulasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lintaskriminal.co.id dari Kepolisian Daerah (Polda) Riau, video panas itu sudah tersebar di dunia maya sekitar 2 bulan belakangan dan saat ini kasus tersebut tengah bergulir di bagian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan bahwa kasus yang menimpa salah seorang Anggota DPRD Pelalawan itu sudah dilaporkan ke Polda Riau dan sudah dalam proses penyelidikan.

Sunarto juga menyebutkan bahwa kasus tersebut terkait Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU – ITE), dimana kasus ini terkait penyebar luasan dan pencemaran nama baik terhadap salah seorang anggota legislatif. “Ada laporannya sedang dilidik tentang UU ITE,” katanya melalui pesan whatsapp.

Disisi lain, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pelalawan H Rahman Wijayanto kepada Lintaskriminal.co.id menerangkan terkait tersebarnya video panas mirip salah seorang Anggota DPRD Pelalawan itu, sampai akhir pekan lalu pihaknya belum melakukan tindakan, pasalnya belum ada laporan secara resmi masuk ke BK.

“Selagi belum ada yang melaporkan secara formal atau tertulis, kami tidak punya hak untuk memproses hal itu,” jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, tim Lintaskriminal.co.id masih belum bisa menghubungi anggota DPRD Pelalawan yang diduga mirip dengan laki-laki di dalam video panas tersebut, dari tiga nomor kontak pribadi yang bersangkutan dan diperoleh tim, namun tidak ada satupun yang dapat dihubungi.

 

Penulis : Yusman

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *