Warga Depok Kehilangan Uang hingga Emas 140 Gram

by -156 Views

RUMAH seorang warga DepokDi Perumahan Hankam RT. 03, RW. 03, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, rumah tersebut dirusak oleh pencuri saat penghuninya sedang berada di Bandung. Uang, perhiasan berlian, dan emas seberat 140 gram hilang.

Kapolsek Cimanggis Komisaris Jupriono menyampaikan bahwa kejadian tersebut diketahui ketika korban kembali ke rumah pada hari Minggu, 21 September 2025 sekitar pukul 19.00 WIB. “Korban baru saja pulang dari Bandung, dan rumahnya dalam kondisi kosong sejak tanggal 19 September,” ujarnya di kantornya, Jumat, 26 September 2025.

Jupriono menceritakan kejadian korban dan melaporkannya ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Cimanggis telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. “Dari informasi yang diperoleh, kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai uang tunai sebesar Rp 15 juta dan logam mulia emas,” ujar Jupriono.

Jupriono mengatakan anggotanya telah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan keterangan dari lokasi kejadian. “Kami masih melakukan penyelidikan agar kasus ini dapat terungkap,” katanya.

Pemilik rumah, Muhammad Mughni, menceritakan bahwa awalnya ia menemukan rumah dalam keadaan gelap. Pada awalnya ia mengira penyebabnya adalah token listrik yang habis atau terjadi gangguan pada sensor lampu. Ia tidak langsung curiga karena melihat pagar rumahnya dalam kondisi baik dan ruang depan rumahnya rapi.

Namun, ketika istrinya membuka kamar utama, ia menemukan lemari kayu dan lemari penyimpanan di dalam ruangan tersebut dalam keadaan rusak. “Mereka mengambil uang tunai sekitar Rp 15 juta, emas Antam, serta berlian lebih dari 130-140 gram. Selain itu, juga ada paspor atas nama Muhammad Mughni yang dikeluarkan oleh KBRI Riyadh. Lalu, mereka juga mengambil uang tunai sebesar 1.000 riyal,” kata Mughni.

Saat pergi dari rumah, Mughni meninggalkan empat unit laptop dan iPad, tetapi pelaku tidak mengambil barang-barang tersebut. “Ia (pelaku) membiarkannya,” kata Mughni.

Ia mengira pencuri memasuki rumahnya dengan merusak jendela kamar utama. Pencuri sempat berusaha masuk ke kamar sebelah namun gagal.

“Kami hanya menemukan bekas batu yang digunakan oleh pelaku untuk mengganjal jendela tersebut. Selanjutnya kami juga memeriksa pintu utama, terdapat sedikit tanda-tanda upaya untuk dibuka atau dicongkel oleh pelaku, tetapi tidak berhasil,” kata Mughni. Dari kejadian pencurian di rumahnya, Mughni memperkirakan kerugiannya mencapai Rp300 juta.