Wilayah Palembang Rawan Kriminal, Ini Langkah Anom

by -359 views
Kapolrestabes Palembang, Kombespol Anom Setiadji
Kapolrestabes Palembang, Kombespol Anom Setiadji

SUMSEL (LK) – Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang Kombes Pol Anom Setyadji pantau kesiapan Operasi Lilin Musi 2019 yang dimulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 itu.

Pria yang dikenal ramah itu mengatakan, Operasi Lilin 2019 itu dilakukan guna memberikan rasa aman terhadap masyarakat, terutama dalam perayaan natal dan tahun baru.

Menurutnya, dalam Ops Lilin kali ini memang sedikit lebih ekstra dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, paling tidak tahun ini Polrestabes Palembang turunkan 500 lebih personil ke lapangan.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari. Ops ini kita bakal memberikan keamanan yang ekstra kepada masyarakat, terkait perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).”ujarnya Rabu (25/12).

Lebih lanjut, Anom yang melakukan pengecekan Pos Pam dan Gereja bersama Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan itu mengatakan ada 14 pos pengamanan untuk wilayah yang rawan tindak kejahatan, rawan macet dan kecelakaan.

“Ada 14 pos yang kita dirikan, terutama untuk titik-titik rawan tindak kriminal, selain itu juga ada pos di tempat-tempat rawan macet,” tandasnya.

Disisi lain, kepada masyarakat Anom menghimbau agar tidak melakukan konvoi, menyalakan petasan dan hal-hal yang tidak dianjurkan lainnya ketika menanti malam pergantian tahun.

Pihaknya berharap dengan apa yang dilakukan Polrestabes hingga Polsek jajaran akan mampu menciptakan keamanan dan zero kriminal baik selama perayaan Nataru maupun sesudah perayaan tersebut usai.

“Bagi masyarakat, silahkan beraktivitas seperti biasa. Kita sarankan untuk tetap di rumah saja saat malam pergantian tahun dan diisi dengan kegiatan bermanfaat, seperti mendekatkan diri kepada Yang Mahakuasa,” pungkasnya.

 

Sumber : Int
Editor : Yusman

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *