WNA Asal Bangladesh Kabur dari Ruang Detensi Imigrasi Atambua,NTT

by -74 Views

Ringkasan Berita:

  • Seorang warga negara asing asal Bangladesh bernama MD Alom (MDA) melarikan diri dari ruang tahanan Imigrasi Kelas II TPI Atambua, NTT, pada hari Senin pagi, 10 November 2025.
  • Pergi melalui celah teralis yang sempit sekitar 10 cm saat petugas melakukan jeda pemeriksaan; diduga telah direncanakan secara matang.
  • Imigrasi Atambua bersama dengan pihak kepolisian masih melakukan pencarian dan pemeriksaan internal terhadap petugas yang bertugas.

 

Laporan Jurnalis halopadang.id, Agustinus Tanggur

Lintaskriminal.co.id -, ATAMBUA-Seorang warga negara Bangladesh dengan inisial MD Alom (MDA) dilaporkan kabur dari ruang tahanan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 10 November 2025 dini hari.

MDA sebelumnya ditahan di ruang tahanan imigrasi Atambua karena masalah administrasi keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Putu Agus Eka Putra, mengakui peristiwa tersebut.

Putu menerangkan kejadian itu terjadi pada pukul 02.39 WITA, saat tahanan memanfaatkan jeda pemeriksaan petugas.

 

“Petugas kami telah melaksanakan Prosedur Operasional Standar (SOP) yang berlaku, termasuk dengan memperkuat teralis ruang tahanan menggunakan kunci dan rantai logam, serta melakukan pemeriksaan berkala setiap tiga jam,” kata Putu, Rabu (12/11/2025).

Ia menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), diperkirakan kuat bahwa MDA telah merencanakan kepergiannya dengan matang.

Ia diduga memanfaatkan celah kecil pada teralis pintu yang ukurannya sekitar 10 sentimeter agar bisa menyelipkan tubuhnya.

“Kami menemukan melalui rekaman CCTV bahwa tahanan ini telah mempersiapkan dan merencanakan dengan matang upaya kaburnya. Dia memanfaatkan celah teralis dan kesempatan selama tiga jam di mana petugas tidak sedang melakukan patroli atau pemeriksaan,” kata Putu.

Sebagai tindak lanjut, Kantor Imigrasi Atambua tidak hanya mengirimkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dan pencarian terhadap tahanan yang melarikan diri, tetapi juga mengambil tindakan perbaikan di dalam lingkup organisasi.

“Pada saat ini, selain melakukan pencarian di lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian terduga, kami juga sedang melakukan pemeriksaan internal menyeluruh terhadap petugas yang bertugas,” tegas Putu.

Sampai berita ini dirilis, proses pencarian masih berlangsung dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat. (gus)

Berita Lintaskriminal.co.id – Lainnya di Google Berita