Laporan Wartawan Lintaskriminal.co.id -, Jenderal Louis
AMBON, Lintaskriminal.co.id –Sebanyak 1.554 anggota Polri ditempatkan untuk menjaga keamanan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Provinsi Maluku.
Pengamanan dimulai dengan apel gelar pasukan VVIP di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (13/10/2025).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto dan dihadiri oleh Gubernur Maluku, Panglima Kodam XV/Pattimura, Kepala Binda Maluku, Komandan Korem IX, Komandan Lanud Pattimura, Kepala Staf Kodam XV/Pattimura, Inspektur Daerah Kodam XV/Pattimura, Kepala Staf Ahli Pangdam XV/Pattimura, serta pejabat utama (PJU) TNI–Polri.
Selain jajaran TNI dan Polri, apel juga melibatkan elemen Dishub serta Satpol PP. Petugas Polri yang dikerahkan berasal dari Polda Maluku, Polresta Ambon, Polres Tual, Polres Maluku Tenggara, dan Polres Buru, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1.554 personel.
Pemeriksaan pasukan dalam upacara apel menjadi tahap akhir pengecekan kesiapan personel, alat, dan fasilitas sebelum pelaksanaan kunjungan kerja Wakil Presiden yang direncanakan berlangsung hari ini Selasa 14 hingga Rabu 15 Oktober di beberapa lokasi di Maluku.
Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Dadang Hartanto menekankan bahwa pengawalan kunjungan Wakil Presiden merupakan tugas negara yang berisiko tinggi dan memerlukan profesionalisme serta koordinasi antar instansi.
“Perayaan apel pasukan ini bukan hanya sekadar upacara, tetapi kesempatan penting untuk memastikan seluruh kekuatan pengamanan benar-benar siap, baik dari segi personel maupun peralatan. Pengamanan bagi VVIP merupakan tugas negara yang tidak boleh mengandung sedikit pun kesalahan,” kata Kapolda Maluku.
Irjen Hartanto juga menekankan betapa pentingnya kohesi dan kerja sama antara TNI dan Polri dalam menjaga ketenangan wilayah, khususnya saat kedatangan pejabat tinggi negara.
Setiap anggota keamanan diberi peringatan untuk memahami tugas dan tanggung jawab sesuai pembagian area 1, area 2, dan area 3, dengan prinsip tidak ada toleransi terhadap ancaman keamanan.
Kegiatan apel menjadi kesempatan untuk memperkuat konsolidasi dan koordinasi teknis di lapangan, mulai dari pola patroli, pengamanan jalur, hingga pengawasan objek penting dan lokasi kegiatan Wakil Presiden.
Semua komponen keamanan diminta untuk memastikan perlindungan dilakukan secara bertingkat dan terus-menerus sesuai dengan standar operasional keamanan VVIP.
Apel diakhiri dengan pemeriksaan langsung pasukan dan peralatan oleh pejabat Forkopimda yang hadir, untuk memastikan kesiapan seluruh komponen dalam pelaksanaan operasi pengamanan.
Kunjungan Wakil Presiden Gibran ke Maluku direncanakan meliputi beberapa agenda penting pemerintahan, seperti pertemuan dengan para pejabat pemerintah daerah dan peninjauan proyek prioritas nasional. (*)
