Lintaskriminal.co.id –-Warga Desa Grogol, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon terkejut menemukan seorang pria dengan inisial S yang sudah meninggal dalam kondisi tidak wajar di dalam rumahnya pada Sabtu, 6 Desember 2025 sekitar pukul 13.30 WIB.
Petugas Polsek Kapetakan yang menerima laporan langsung segera mengambil tindakan cepat guna memastikan proses penanganan berjalan dengan baik dan sesuai aturan.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh saudara kandung korban yang bernama J. J datang ke rumah setelah sebelumnya terjadi percakapan antara korban dengan istrinya yang berada di luar negeri.
Korban mengatakan bahwa ia sedang merasa pusing, kesepian, dan menyampaikan keinginan untuk mengakhiri hidupnya, sehingga membuat J merasa perlu memeriksa kondisi korban.
Pintu Tidak Terkunci
Saat tiba di rumah korban, J menemukan pintu tidak terkunci. Setelah masuk ke ruang tengah, ia mendapati korban telah meninggal. Oleh karena itu, J segera keluar rumah untuk mencari bantuan dengan menghubungi perangkat desa setempat serta melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas agar penanganan bisa segera dilakukan.
Menerima laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Grogol, Aipda Retno Suciyanto segera berangkat ke lokasi dan memastikan kondisi keamanan di sekitar rumah, selanjutnya menghubungi petugas Reskrim Polres Cirebon Kota agar Tim Inafis dapat diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait keadaan korban serta lokasi kejadian.
Kepala Sektor Polisi Kapetakan, Iptu Rudiana juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban dan mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap keadaan psikologis orang-orang di sekitar mereka, serta segera meminta bantuan jika melihat tanda-tanda tekanan mental yang berat, agar potensi kejadian tragis semacam ini bisa dihindari dan tidak terulang kembali dalam masyarakat.
Telah Terjadi Penganiayaan
Sementara itu, warga Desa Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon dikejutkan oleh peristiwa penganiayaan yang dialami M (sekitar 38 tahun), seorang ibu rumah tangga pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Kira-kira pukul 08.00 WIB, M yang sedang memasak di dapurnya, ditusuk beberapa kali dengan senjata tajam oleh seorang pria berinisial N (45 tahun), warga Jagapura Wetan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut mencoba melerai. Namun, salah satu dari mereka terkena sabetan pisau.
Korban yang mengalami cedera parah akibat benda tajam segera dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan medis.
Seseorang yang diduga sebagai pelaku, kini menjadi buronan pihak kepolisian karena diperkirakan kuat telah melarikan diri ke wilayah Jakarta.
Dari kejadian tersebut, pihak kepolisian telah menyita barang bukti serta pakaian korban.
Kepala Sektor Gegesik, AKP Suheryana mengonfirmasi bahwa tim khusus telah dibentuk dan ditempatkan untuk mencari keberadaan tersangka pelaku.
“Kami telah mengetahui identitas tersangka pelaku penganiayaan di Jagapura Lor. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan para saksi, kami mendapatkan petunjuk kuat bahwa pelaku telah meninggalkan wilayah Cirebon sejak kejadian tersebut. Dan dugaan kuat adalah ia melarikan diri ke kawasan Jakarta,” katanya.
Pencurian Sepeda Motor
Di sisi lain, kejadian lainnya yaitu pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Pangeran Drajat tepat di depan SMA Windu Wacana Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon pada hari Minggu, 7 Desember 2025.
Tindakan ini dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB oleh seorang pria berinisial FF (28 tahun), warga Kecamatan Pekalipan, yang memanfaatkan ketidaktahuan pemilik kendaraan saat meninggalkan motornya dengan kunci masih tergantung.
Pemilik sepeda motor jenis matic dengan plat nomor E-4707-DJ, yaitu Memet S warga Kecamatan Kesambi, memarkir kendaraannya di depan warung Madura untuk membeli makanan. Pelaku yang melihat kondisi motor tidak dikunci, langsung mengambil kendaraan tersebut tanpa menimbulkan kecurigaan awal.
Beberapa saat kemudian, korban menyadari motornya bergerak dan segera berusaha mengejar pelaku meskipun jarak sudah cukup jauh.
Pengejaran berlangsung sangat ketat karena korban terus berusaha mendekati pelaku dengan berlari sepanjang jalan. Tindakan tersebut menyebabkan korban terjatuh dan mengalami cedera yang memaksa dia harus pergi ke RS Gunung Jati untuk mendapatkan pengobatan.
Peristiwa pencurian juga diawasi oleh warga sekitar yang kemudian berpartisipasi memberikan data kepada petugas polisi ketika mereka tiba di tempat kejadian.
Anggota Polsek Kesambi yang menerima laporan dari warga segera bertindak menuju tempat kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal. Petugas dari berbagai bagian, seperti Bhabinkamtibmas, Reskrim, Intel, dan Patroli, langsung mengamankan lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang menyaksikan tindakan tersangka dan pengejaran oleh korban.
Kepala Sektor Kesambi, Iptu Suganda secara langsung melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, memastikan seluruh prosedur dilakukan dengan cepat dan menyeluruh.
Tidak lama setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi, pria dengan inisial FF berhasil ditangkap oleh Polsek Kesambi. Pemuda tersebut langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut mengenai motif pencurian dan kemungkinan terlibat dalam tindakan serupa.
Kondisi korban yang menerima perawatan medis terus diawasi oleh petugas sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan perlindungan hak-hak korban serta kelancaran proses hukum sesuai aturan yang berlaku.
Lakukan Pendalaman Perkara
Tim Reskrim Polsek Kesambi melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini dengan meninjau rekaman kamera pengawas, memeriksa kondisi fisik kendaraan, serta mengambil keterangan tambahan dari saksi untuk memperkuat dasar hukum perkara tersebut. Petugas juga memastikan barang bukti tetap disimpan dengan aman selama proses penyidikan berlangsung.
Polsek Kesambi menyampaikan bahwa laporan lengkap mengenai perkembangan penanganan kasus akan disampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan oleh penyidik. Koordinasi antar unit terus dilakukan untuk memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan.
Kepala Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto menyatakan bahwa pemuda tersebut berhasil ditangkap oleh Polsek Kesambi beberapa saat setelah kejadian.
“Penyidik sedang menyelidiki seluruh rangkaian kasus tersebut agar penanganan dapat selesai secara cepat dan akurat sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya.
