7 Resep Jagung Lezat untuk MPASI yang Praktis

by -165 Views

Anak yang sedang mengalami masa MPASI pasti membuat Ibu antusias untuk mencoba berbagai jenis makanan baru. Salah satu bahan yang mudah dimasak sekaligus kaya gizi adalah jagung manis yang rasanya disukai oleh banyak anak.

Jagung memiliki tekstur yang lembut dengan rasa alami yang manis, sehingga cocok menjadi bahan makanan pertama. Selain itu, kandungan vitamin dan seratnya dapat mendukung perkembangan Si Kecil secara lebih maksimal.

Ibu pasti memahami, memberikan variasi makanan setiap hari penting agar anak tidak mudah merasa bosan. Nah, olahan dari bahan jagung bisa menjadi jawaban yang praktis karena dapat diolah dalam berbagai bentuk hidangan.

Selain mudah diperoleh dan terjangkau, jagung juga bisa digabungkan dengan berbagai bahan lain. Dengan sentuhan imajinasi, hidangan berbahan jagung dapat menjadi menu MPASI yang lezat sekaligus bergizi.

Fakta penting mengenai MPASI yang patut diketahui

MPASI diberikan guna memenuhi kebutuhan gizi anak yang tidak lagi dapat dipenuhi sepenuhnya hanya melalui ASI. Berikut fakta-fakta mengenai MPASI yang perlu Bunda ketahui, dilansir dari bukuMommyelopedia 99+ Resep MPASIoleh Dr. dr. Meta Hanindita, Sp.A.(K)

1. Kebutuhan energi pada bayi dan makanan pendamping ASI

Pada usia 0-5 bulan, seluruh kebutuhan energi anak masih dapat terpenuhi hanya melalui ASI. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, kebutuhan energi meningkat dan makanan pendamping ASI mulai memainkan peran yang sangat penting.

Pada usia bayi 6-8 bulan, ASI hanya mampu memenuhi 70 persen kebutuhan energinya, sedangkan 30 persen sisanya berasal dari MPASI. Demikian pula pada usia 9-11 bulan, hanya 50 persen energi berasal dari ASI, dan pada usia 12-23 bulan, hanya 30 persen energi yang berasal dari ASI, sementara sisanya harus dipenuhi melalui makanan pendamping.

2. Kebutuhan kalori dari makanan pendamping ASI

Ibu perlu mengetahui, kebutuhan energi setiap anak bisa berbeda tergantung pada berat badan, jenis kelamin, serta usia mereka. Meskipun demikian, World Health Organization (WHO) telah memberikan gambaran umum tentang rata-rata kebutuhan kalori anak-anak.

Untuk bayi berusia 6-8 bulan, asupan MPASI harus mencapai 200 kkal per hari, sedangkan untuk usia 9-11 bulan sekitar 300 kkal per hari, dan pada usia 12-23 bulan sebaiknya mencapai 550 kkal per hari. Angka ini dapat dibagi antara makanan utama dan camilan, tergantung pada selera anak.

3. Cara pemberian makanan pendamping ASI yang sesuai

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa pemberian makanan pendamping ASI harus dilakukan pada waktunya, cukup, aman, bersih, dan dengan cara yang tepat. Hal ini penting agar anak memperoleh asupan nutrisi terbaik tanpa adanya risiko kesehatan.

Misalnya, bayi berusia 6-8 bulan dapat diberi tiga kali makan utama dalam sehari tanpa camilan. Jika dibagi merata, setiap kali makan harus mengandung minimal sekitar 66 kkal energi.

4. Waktu yang Tepat untuk Pemberian Makanan Pendamping ASI

Waktu yang tepat untuk memberikan MPASI adalah ketika ASI saja tidak lagi cukup memenuhi kebutuhan bayi, biasanya dimulai pada usia 6 bulan. Bayi umumnya menunjukkan tanda-tanda siap makan, seperti mampu mengangkat kepala atau tertarik melihat makanan.

Bunda juga perlu waspada, terdapat kondisi tertentu yang memungkinkan pemberian MPASI diberikan lebih awal, yaitu di atas 4 bulan, jika dokter menilai bayi mengalami hambatan perkembangan. Namun, pemberian MPASI sebelum usia 4 bulan dianggap terlalu cepat dan berpotensi membahayakan.

5. Bahaya pemberian makanan pendamping ASI terlalu dini dan terlambat

Memberikan makanan pendamping ASI sebelum usia 4 bulan dapat menyebabkan anak kekurangan nutrisi dan lebih mudah terkena gangguan kesehatan. Hal ini disebabkan karena bayi belum siap mengonsumsi makanan selain ASI yang mengandung zat-zat pelindung.

Sebaliknya, pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu tertunda setelah usia 7 bulan juga berisiko. Risiko kegagalan pertumbuhan hingga defisiensi nutrisi mikro dapat meningkat, sehingga pemberian MPASI pada waktunya sangat penting untuk perkembangan Si Kecil.

Resep olahan jagung untuk makanan pendamping ASI yang lezat dan praktis dibuat

Ilustrasi jagung susu/Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

Berikut beberapa resep olahan jagung yang lezat dan praktis untuk MPASI yang dikutip dari berbagai sumber:

1. Tim jagung mujair

Tim jagung tahu memiliki rasa lembut dan segar yang berasal dari campuran jagung manis dengan ikan tahu yang empuk. Resep ini cocok diberikan kepada bayi berusia 9 bulan ke atas. Resep ini diambil dari bukuMommyelopedia 99+ Resep MPASI:

Bahan-bahan:

  • 120 gram jagung atau 3 buah jagung berukuran sedang, parut halus
  • 45 gram daging ikan mujair atau setengah ekor ikan mujair berukuran sedang (ambil bagian dagingnya), dihaluskan
  • 10 gram tomat, potong kecil
  • 1/2 batang serai
  • 1 helai daun salam
  • 150 ml atau 10 sendok makan santan
  • 10 ml atau 2 sendok teh minyak jagung
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)
  • 1/2 siung bawang putih
  • 1½ buah bawang merah

Cara membuat:

  1. Goreng bumbu halus bersama daun salam dan serai sampai aromanya tercium.
  2. Campurkan bahan-bahan bumbu dengan jagung manis, daging mujair yang dihaluskan, potongan tomat, dan santan, lalu aduk hingga merata. Tambahkan garam sesuai kebutuhan.
  3. Masukkan ke dalam wadah tahan panas, kemudian rebus dengan uap hingga matang.
  4. Buang daun kayu manis dan serei sebelum disajikan.
  5. Atur tekstur sesuai dengan usia bayi.

2. Bubur jagung kaki ayam

Bubur jagung dengan ceker ayam memiliki rasa gurih alami dari kaldu ceker yang bercampur manisnya jagung dan lembutnya sayuran. Makanan ini cocok untuk bayi berusia 8 bulan ke atas. Resep ini diambil dari buku365++ Macam Menu Makanan Pendamping ASI Selama Satu Tahunkarya Tanti Enggar dan Rina Marwati:

Bahan-bahan:

  • 5 potong kaki ayam, bersihkan
  • 1 liter air digunakan untuk merebus ceker
  • 250 ml kaldu ceker
  • 1/2 sdm margarin
  • 1/2 siung bawang putih, dihaluskan
  • 2 sendok makan daging ayam cincang
  • 30 gram beras, rebus hingga matang
  • 1/2 bonggol jagung, potong
  • 20 gram wortel, dipotong menjadi kubus kecil
  • 1/2 buah tomat, buang bijinya dan potong menjadi kecil

Cara membuat:

  1. Masak kaki ayam hingga empuk, kemudian pisahkan. Saring kaldu yang dihasilkan.
  2. Panaskan mentega, masak bawang putih hingga harum.
  3. Masukkan daging ayam yang telah dihaluskan, masak selama beberapa saat, kemudian pindahkan ke dalam panci.
  4. Masukkan beras aron, jagung, wortel, dan 250 ml kaldu ayam. Masak hingga menjadi bubur.
  5. Masukkan irisan tomat, aduk hingga matang.
  6. Sajikan dengan hangat untuk Anak Kecil.

3. Kelompok ayam jagung manis

Ayam jagung manis memiliki rasa gurih yang lembut berasal dari daging ayam yang kaya akan nutrisi, yang berpadu dengan rasa manis dari jagung segar. Resep ini cocok untuk bayi berusia 10 bulan ke atas. Mengutip dari buku35 Resep Makanan Kasar untuk Bayi karya Anggraeni Prabaningrum:

Bahan-bahan:

  • 50 gram beras
  • 2 sendok makan minyak untuk menggoreng
  • 1 siung bawang putih, dihancurkan halus
  • 300 ml kaldu ayam
  • 1 buah hati ayam
  • 1/2 sdt garam
  • 1/4 sdt gula pasir
  • 1 biji jagung manis, dihancurkan kasar
  • 50 ml kaldu ekstra

Cara membuat:

  1. Bilas beras hingga bersih, lalu pisahkan.
  2. Rebus daging ayam selama 2 menit, haluskan dengan pisau lalu hancurkan menggunakan sendok.
  3. Panaskan minyak, masak bawang putih hingga wangi. Tambahkan beras, aduk hingga merata.
  4. Masukkan jantung ayam, kaldu, garam, dan gula. Masak hingga matang setengah.
  5. Campurkan beras bersama jagung manis, lalu masukkan ke dalam mangkuk tahan panas yang telah dilapisi minyak.
  6. Tambahkan kaldu tambahan, rebus selama 20 menit hingga kaldu terserap. Angkat dan sajikan.

4. Bubur Jagung Mentega Ikan Bawal

Bubur ini memiliki rasa gurih yang lembut dari ikan bawal yang dicampur dengan rasa manis alami dari jagung dancreamy dari butter. Menu ini cocok diberikan kepada bayi berusia 8 bulan ke atas. Resep ini diambil dari bukuMPASI with Loveoleh Ayu Bulan Febry K D, SKM, MM:

Bahan-bahan:

  • 50 gram daging ikan bawal
  • 2 kotak kecil tahu Tiongkok
  • 2 genggam jagung manis
  • Pumpkin (labu kuning) secukupnya
  • ½ centong nasi lembek
  • 50 ml kaldu salmon/air
  • 1 kubus mentega tawar
  • 1 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun salam
  • 1 sentimeter jahe, potong seperti korek api

Cara membuat:

  1. Rebus ikan bawal bersama daun jeruk, daun salam, dan jahe hingga matang. Pisahkan bumbu aromatik.
  2. Rebus tahu, jagung, dan labu hingga lembut.
  3. Masukkan nasi yang lembek, jagung, labu, tahu, kaldu salmon atau air, ikan bawal, dan mentega ke dalam blender. Haluskan, kemudian saring.
  4. Sajikan di piring dan siap disajikan untuk Si Kecil.

5. Nasi yang dimasak dengan jagung dan sayuran

Nasi tim ini memiliki rasa manis dan gurih yang berasal dari jagung, serta segarnya bayam merah dan oyong. Cocok untuk bayi berusia 9 bulan ke atas. Resep ini diambil dari sebuah bukuPilihan Terbaik untuk MPASI Gizi Sesuai Kebutuhankarya Fasty Arum Utami, S.Gz, M.Sc.

Bahan-bahan:

  • 30 gr beras
  • 50 gram jagung manis yang telah dipipilkan
  • 300 ml kaldu ayam
  • 25 gram daun bayam merah
  • 50 gr oyong

Cara membuat:

  1. Bersihkan beras hingga bersih, lalu kukus hingga setengah matang.
  2. Bersihkan jagung hingga bersih, lalu haluskan. Cuci bayam merah dan oyong, kemudian potong tipis.
  3. Campurkan beras, jagung, dan kaldu ayam. Masukkan ke dalam wadah yang tahan panas, lalu kukus hingga matang.
  4. Masukkan bayam dan oyong, teruskan proses mengukus hingga semua bahan matang.
  5. Jika terlalu kering, tambahkan sedikit mentega saat masih panas.

6. Tim kacang merah jagung

Tim ini menyajikan rasa manis gurih dari jagung dan ikan tenggiri, yang bercampur lembut dengan kacang merah yang kaya akan nutrisi. Cocok untuk bayi berusia 10 bulan ke atas. Resep ini diambil dari bukuVariasi Menu MPASI Harian yang Mudah untuk Masa Emas Tahun Pertama karya Enny Dwiastuty, SSiT.

Bahan-bahan:

  • 100 gram jagung manis, dihaluskan
  • 30 gram fillet ikan tenggiri, dipotong kecil
  • 20 gram kacang merah, direbus hingga lunak lalu dihaluskan
  • 25 gram sawi hijau, potong kecil
  • ½ sdm margarin
  • 250 ml air

Cara membuat:

  1. Masak air, jagung manis, dan fillet ikan tenggiri hingga mengental.
  2. Masukkan kacang merah dan sayuran hijau, aduk hingga matang.
  3. Tambahkan mentega, aduk hingga merata.
  4. Sajikan dengan hangat untuk Anak Kecil.

7. Kentang jagung dengan udang tanpa tepung

Perkedel ini memiliki rasa gurih alami dari udang segar dan manis renyah jagung tanpa penggunaan tepung. Menu ini cocok diperkenalkan kepada bayi yang berusia 12 bulan ke atas. Resep diambil dari buku76 Ide Menu Nusantara untuk Makanan Pendamping ASI dan Anak Balitakarya dr. Dyah Arum K., M.Gizi., CBS:

Bahan-bahan:

  • 2 buah jagung, pipil
  • 10 ekor udang yang sudah dikupas berukuran sedang
  • 1 batang bawang prei, potong halus
  • 3 butir putih telur
  • 80 ml minyak kelapa yang digunakan untuk menggoreng

Cara membuat:

  1. Blender sebagian jagung, biarkan sedikit untuk memberikan tekstur.
  2. Bubukkan udang hingga lembut, lalu campur dengan jagung, daun bawang, dan telur putih. Aduk hingga merata.
  3. Panasakan minyak kelapa dalam wajan.
  4. Bentuk adonan dalam ukuran kecil, goreng hingga berwarna kecokelatan.
  5. Buang minyaknya, sajikan hangat untuk Si Kecil.

Berikut adalah beberapa variasi dari teks yang diberikan: 1. Inilah resep olahan jagung yang lezat dan mudah dibuat untuk MPASI. Semoga berhasil saat mencoba memasaknya di rumah, Ibu. 2. Berikut ini adalah resep masakan jagung yang enak dan sederhana untuk MPASI. Selamat mencoba memasaknya di rumah, ya, Bunda. 3. Ini dia resep olahan jagung yang cocok sebagai MPASI dan praktis dalam pembuatannya. Semoga sukses saat mencoba membuatnya di rumah, Ibu. 4. Berikut ini merupakan resep masakan jagung yang lezat dan mudah dibuat untuk MPASI. Selamat mencoba memasaknya di rumah, Bunda. 5. Nah, inilah resep olahan jagung yang enak dan sederhana untuk MPASI. Semoga berhasil saat mencoba membuatnya di rumah, Ibu.

Pilihan Redaksi
  • Mengenal Perkembangan MPASI Jepang, Apakah Sesuai untuk Anak Indonesia?
  • 7 Cara Membuat Masakan Ikan yang Lezat dan Sederhana untuk Makanan Pendamping ASI Anak
  • 9 Cara Membuat MPASI BB Booster untuk Anak Berusia 11 Bulan Ke Atas

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk joinkomunitas Lintaskriminal.co.id -Squad. Daftar klik diSINI. Gratis!