Penganiayaan Massal di Kereta Inggris, 2 Pelaku Ditangkap

by -69 Views

CAMBRIDGESHIRE, halopadang.id– Dua tersangka ditangkap oleh polisi Inggris setelah kejadian penusukan massal di dalam kereta api yang tujuannya ke Huntingdon, Cambridgeshire, pada malam Sabtu (1/11/2025) waktu setempat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.40 mengakibatkan banyak orang cedera dan dibawa ke rumah sakit. Polisi menyatakan bahwa respons darurat dalam skala besar diterjunkan ke tempat kejadian.

“Pada saat ini, kami sedang menangani kejadian di kereta yang menuju Huntingdon, banyak orang telah ditusuk,” kata Polisi Transportasi Inggris melalui unggahan di platform X.

“Dua orang telah ditangkap,” katanya, dilaporkan oleh kantor beritaAFP.

Petugas kepolisian Cambridgeshire mengonfirmasi bahwa beberapa korban telah dibawa ke rumah sakit.

Seorang saksi mata mengatakan kepadaThe Timeskeadaan yang menakutkan di dalam kereta.

Ia melihat seorang pria membawa pisau besar, sementara darah terlihat di beberapa lokasi. Penumpang dikatakan pernah bersembunyi di kamar mandi.

“Beberapa penumpang terluka saat berusaha melarikan diri,” ujar saksi itu.

PM Inggris prihatin

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menggambarkan kejadian ini sebagai peristiwa yang menakutkan dan sangat mengkhawatirkan.

“Kepedulian saya kepada semua yang terkena dampak, dan terima kasih kepada petugas layanan darurat atas tindakan mereka,” kata Starmer dalam pernyataan di X.

Ia juga meminta masyarakat untuk mematuhi petunjuk dari pihak kepolisian.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Inggris Shabana Mahmood mengatakan bahwa dua individu telah ditangkap terkait kejadian tersebut.

Ratusan kendaraan darurat dikirim ke Stasiun Huntingdon. Beberapa penumpang terlihat dibawa pergi menggunakan selimut, menurut laporan fotografer.AFP di lokasi.

Sistem Ambulans East of England mengirimkan respon besar ke lokasi, termasuk kendaraan darat, helikopter medis, dan tim komando taktis.

“Kami mengonfirmasi membawa beberapa pasien ke rumah sakit,” tulis organisasi tersebut di X.

Perusahaan kereta api London North Eastern Railway (LNER) menyatakan bahwa seluruh jalur kereta yang menuju Huntingdon ditutup sementara guna menangani kejadian tersebut.

LNER, yang mengelola rute kereta dari London ke Edinburgh melewati kota-kota seperti Peterborough, Cambridge, dan York, meminta masyarakat agar tidak melakukan perjalanan akibat gangguan yang serius.

Wali Kota dari Cambridgeshire dan Peterborough, Paul Bristow, juga menyampaikan rasa prihatinnya.

“Saya mendapatkan laporan tentang kejadian menakutkan di kereta di Huntingdon, Cambridgeshire. Pikiran saya menyertai semua yang terkena dampaknya,” katanya di X.

Sejarah kejahatan dengan senjata tajam di Inggris

Peristiwa ini terjadi di tengah kekhawatiran yang semakin meningkat mengenai peningkatan tindak kejahatan menggunakan senjata tajam di Inggris dan Wales. Data pemerintah menunjukkan bahwa jumlah kejahatan dengan pisau terus bertambah sejak tahun 2011.

Meskipun Inggris memiliki aturan yang ketat terkait senjata api, penggunaan pisau dalam kejahatan dianggap sebagai “krisis nasional” oleh Perdana Menteri Starmer.

Pemerintah berkomitmen mengurangi tingkat kejahatan jenis ini sebesar setengah dalam waktu sepuluh tahun.

Kementerian Dalam Negeri Inggris mengungkapkan, sekitar 60.000 pisau telah disita atau diserahkan secara sukarela dalam beberapa tahun terakhir.

Membawa pisau di tempat umum tanpa alasan yang sah bisa dikenai hukuman maksimal empat tahun kurungan.

Pemerintah kemudian mengklaim penurunan pembunuhan dengan senjata tajam sebesar 18 persen dalam setahun terakhir.

Pada bulan Oktober lalu, dua orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka akibat serangan penusukan di sebuah sinagoge di Manchester, termasuk seorang korban yang secara tidak sengaja ditembak oleh polisi. Peristiwa ini sempat menyebabkan keguncangan di kalangan komunitas Yahudi di Inggris.