Ambulans PDIP Sragen Dicuri, Kunci dan STNK Tertinggal

by -200 Views

SRAGEN, 10drama.com– Sebuah kendaraan ambulans milik Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, raib dibawa kabur pada Sabtu (27/9/2025) dini hari.

Kendaraan yang biasanya digunakan dalam pelayanan sosial hilang saat diparkir di garasi sebuah rumah warga di Dusun Modro, Desa Soko.

Aby Amir, salah satu relawan, menyatakan bahwa ambulans itu baru saja digunakan untuk membawa pasien sebelum menghilang.

“Kesialannya, kunci dan STNK berada di dalam kendaraan. Kami telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib,” kata Aby dilansir dari Tribunnews, Minggu (28/9/2025).

Rekaman CCTV dan Stiker Dilepas

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, ambulans dengan plat nomor D 1501 ZM pernah terlihat melewati persimpangan empat di kawasan wisata Gunung Kemukus sekitar pukul 03.05 WIB.

Beberapa jam setelahnya, kendaraan tersebut terlihat kembali oleh kamera pengawas di Desa Jono, Kecamatan Tanon, sekitar 18 kilometer dari tempat awalnya.

Amir menambahkan, pelaku berusaha menghilangkan identitas kendaraan dengan melepas stiker yang terpasang.

“Dari keterangan polisi, stiker mobil telah dilepas oleh tersangka di Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang,” ujarnya.

Ambulans ini terbukti digunakan dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari mengangkut pasien hingga mengantarkan jenazah.

Tempat yang Tenang, Petugas Masih Menyelidiki

Berdasarkan informasi sementara, tersangka membawa kabur kendaraan ke arah timur melewati beberapa desa menuju Kabupaten Karanganyar.

Lokasi kejadian yang sepi pada pagi hari diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melakukan aksinya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai perkembangan kasus tersebut.

Kasus Serupa di Medan

Di Kota Medan, Sumatera Utara, pernah terjadi kejadian serupa. Enam orang ditangkap karena mencuri kendaraan ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan pada bulan November 2024 lalu.

Kepala Kepolisian Resor Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya mengungkapkan bahwa para pelaku berpura-pura menjadi teknisi bengkel sebelum mencuri mesin ambulans tersebut.

“Dengan berpura-pura menjadi teknisi yang sedang melakukan perbaikan, kedua tersangka memanfaatkan kealpaan petugas dalam menjalankan aksinya,” ujar Ferry, Selasa (20/5/2025).

Namun, setelah kasus ini terungkap dan menyebar di media sosial, mesin yang telah dibawa sempat dibiarkan di semak-semak agar menghilangkan jejak.

Petugas memverifikasi bahwa kejadian pencurian dilakukan dengan rencana matang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judulKronologi Ambulans Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dicuri di Sragen, Pelarian Terekam Kamera Pengawas