Anak 10 Tahun Hilang di Tangerang, Keluarga Minta Bantuan Warga

by -86 Views

PR JABAR – Kasus dugaan penculikan anak kembali membuat warga Tangerang merasa khawatir. Seorang anak laki-laki bernama Habib Husain Alvaro (10), diduga dibawa oleh seorang pria tak dikenal yang berpakaian badut. Kejadian ini terjadi saat korban sedang bermain di malam hari bersama teman-temannya. Habib terakhir kali terlihat berjalan bersama orang yang mengenakan kostum badut sekitar pukul 01.00 WIB. Sampai saat ini, keluarga korban masih menunggu kabar dan berharap ada masyarakat yang bisa membantu memberikan informasi.

Kronologi Dugaan Penculikan

Berdasarkan keterangan dari keluarga, Habib terakhir kali terlihat pada 19 September 2025. Seorang saksi yang juga merupakan tetangga korban mengakui melihat Habib berjalan bersama seorang pria yang mengenakan pakaian badut di pagi hari. Informasi ini kemudian memperkuat keyakinan keluarga bahwa penculikan benar-benar terjadi.

Kerabat korban, Achmad Wildan, menyampaikan bahwa laporan resmi telah disampaikan kepada pihak kepolisian. Namun, setelah lebih dari sepuluh hari, belum ada tanda-tanda keberadaan Habib. “Sudah sekitar 13 hari sejak terakhir kali terlihat. Kami berharap ada masyarakat yang menemukan ciri-ciri yang mirip dengan Habib agar bisa segera memberi informasi,” katanya.

Ciri-Ciri Korban yang Hilang

Habib diketahui masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar. Ia memiliki ciri-ciri rambut pendek, kulit berwarna sawo matang, dan pada malam kejadian mengenakan baju sederhana. Keluarga meminta masyarakat yang melihat anak dengan ciri-ciri tersebut segera menghubungi keluarga melalui nomor 0813 1351 509 atau 0812 8353 9935, atau melaporkannya ke kantor polisi terdekat.

Kepolisian Turun Tangan

Kasus dugaan pembiusan saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Polisi telah mengumpulkan keterangan dari saksi dan sedang melakukan pencarian rekaman CCTV di sekitar tempat terakhir kali Habib terlihat. Petugas juga meminta masyarakat agar tetap waspada, khususnya bagi para orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anak mereka saat bermain di luar rumah.

Kekhawatiran Masyarakat

Kasus ini memperparah kekhawatiran masyarakat Tangerang. Sejumlah warga mengungkapkan bahwa mereka sering melihat orang berpakaian badut berjalan-jalan di kawasan tersebut, khususnya saat malam hari. Hal ini memicu kekhawatiran terhadap munculnya cara baru yang digunakan pelaku untuk mendekati anak-anak.

Ajakan untuk Waspada

Ahli perlindungan anak menekankan bahwa dugaan kasus penculikan ini dapat menjadi peringatan penting bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan mereka. Anak-anak disarankan agar tidak keluar rumah terlalu larut malam, terutama sendirian, serta diajarkan untuk tidak mudah percaya kepada orang asing meskipun tampak ramah atau memakai pakaian yang menarik.

Keluarga besar Habib berharap masyarakat luas bisa turut serta membantu menemukan keberadaan anaknya. “Kami hanya ingin Habib segera kembali dengan selamat,” ujar Wildan penuh harapan.