Anggota Polisi Diserang Saat Mencegah Tawuran, Kini Dirawat di Rumah Sakit

by -152 Views

Lintaskriminal.co.id -, Bogor –Niat baik untuk menghindari terjadinya pergulatan antar kelompok, anggota polisi di Kota Bogor, Jawa Barat justru dibawa ke rumah sakit.

Karena anggota polisi tersebut diserang oleh sekelompok pemuda yang pernah dia tegur agar tidak terjadi tawuran.

Anggota polisi tersebut awalnya melihat sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam (sajam).

Mengenai kejadian tersebut, anggota polisi ini mencoba memberi nasihat kepada para pemuda, justru mendatangkan malapetaka.

Peristiwa tersebut memicu tindakan cepat dari petugas kepolisian di kota Bogor dalam mengamankan dua tersangka.

Dua tersangka termasuk dalam kelompok yang menyebabkan seorang anggota polisi cedera akibat serangan menggunakan senjata tajam.

Sedangkan pelaku yang berhasil ditangkap pada hari Minggu (5/10/2025) adalah MA (22 tahun) dan MR (16 tahun).

Kepala Sektor Bogor Utara, AKP Enjo Sutarjo menyampaikan bahwa kedua tersangka ditangkap di tempat yang berbeda.

Pada saat itu, sedang berlangsung patroli bersama Raimas dan Brimob tiba di lokasi, satu orang MA diamankan, kemudian dilakukan penyelidikan pukul 08.00, anak yang terlibat dalam persengketaan hukum dengan nama MR (16) diamankan di wilayah Tegallega,” katanya, Minggu (5/10/2025), dikutip dari TribunnewsBogor.com.

Meskipun demikian, pelaku yang menyerang anggota polisi dengan senjata tajam masih berkeliaran.

AKP Enjo Sutarjo menyatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap tersangka utama tersebut.

“Orang yang melakukan itu belum ditangkap karena rumahnya kosong, saat ini anggota masih di jalan,” katanya.

Sebelumnya dilaporkan, seorang anggota polisi menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang yang akan melakukan perkelahian.

Kejadian yang terjadi di Kecamatan Bogor Utara menyebabkan korban harus dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi mengonfirmasi kejadian tersebut yang saat ini masih dalam proses penyelidikan.

“Benar, penanganan perkara tersebut ditangani oleh penyidik Polsek Bogor Utara,” katanya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Minggu (5/10/2025).

Di sisi lain, Kapolsek Bogor Utara AKP Enjo Sutarjo menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Ia menyampaikan, pada saat kejadian korban sedang memakai pakaian preman dan akan pulang ke rumah.

Namun, saat dalam perjalanan mereka bertemu dengan sekelompok orang yang mengendarai sepeda motor dan rencananya akan terlibat tawuran.

Para korban kemudian mengambil inisiatif untuk memberi peringatan kepada mereka dengan maksud mencegah terjadinya tawuran.

Karena sekelompok orang tersebut telah membawa berbagai senjata tajam seperti golok dan celurit.

Saat berada di jalan azimar perbatasan Tegallega-Tegal Gundil, ia ditegur karena membawa senjata tajam. Anggota tersebut turun, dan saat turun untuk memberikan himbauan agar tidak terjadi tawuran, justru diserang,” katanya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Minggu (5/10/2025).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian lengan kanannya akibat terkena bentakan senjata tajam oleh pelaku.(*)

Berita Berikutnya Perempuan Muda Panik Leher Terkena Panah Saat Akan Makan Bakso di Sekitar Tempat Tawuran