Basarnas Hentikan Operasi Pencarian KM Mina Maritim 148 di Perairan Talisayan Berau

by -73 Views

Lintaskriminal.co.id -, TANJUNG REDEB –Setelah melakukan pencarian yang intensif selama tujuh hari, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan secara resmi mengakhiri operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terkait kecelakaan kapal KM Mina Maritim 148 yang tenggelam di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, mengatakan bahwa meskipun operasi telah berakhir, pemantauan terhadap area sekitar tempat kejadian akan tetap dilakukan secara berkala oleh Basarnas dan pihak terkait lainnya.

“Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna laut di wilayah Talisayan serta sekitarnya, untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwenang terdekat jika menemukan tanda-tanda atau indikasi terkait korban yang masih hilang,” kata Dody, Sabtu (1/11/2025).

Pada kesempatan yang sama, Dody menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan bersama.

Ia menganggap usaha, komitmen, dan keterlibatan semua pihak sebagai kekuatan utama selama proses pencarian yang penuh tantangan tersebut.

“Secara resmi Basarnas, saya mengucapkan terima kasih yang tulus atas dukungan, kerja sama, dan komitmen tanpa henti dari Tim SAR Gabungan. Usaha dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh rekan-rekan TNI, Polri, Pemerintah Daerah Kabupaten Berau, PT Berau Coal, Direktorat Operasi Basarnas, Basarnas Special Group, serta seluruh elemen dan relawan yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu, menjadi kunci utama dalam operasi ini,” katanya.

Operasi Resmi Dihentikan

Penghentian operasi dilakukan setelah pencarian yang berlangsung selama tujuh hari di wilayah seluas 7.453 nautical mile persegi (NM⊃2;) tidak berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan tiga korban yang masih dianggap hilang.

Penghentian operasi ini telah diumumkan dan disetujui oleh pihak keluarga korban.

Setelah operasi selesai, seluruh komponen SAR gabungan secara resmi kembali ke satuan masing-masing.

Namun, Basarnas menekankan bahwa semangat kemanusiaan dan kesiapan tetap menjadi bagian dari tugas yang tidak pernah berhenti.

“Operasi mungkin telah selesai, tetapi kewaspadaan tidak pernah berakhir,” tutup Dody.

KM Mina Maritim 148 dilaporkan tenggelam di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, pada hari Sabtu (25/10/2025).

Kapal tersebut diketahui memiliki sejumlah kru, di mana sebagian dari mereka telah ditemukan, sedangkan tiga orang lainnya masih hilang.

Pencarian dilakukan oleh Basarnas Balikpapan bekerja sama dengan komponen TNI AL, Polairud, BPBD Berau, serta beberapa relawan dan masyarakat nelayan setempat.

Meskipun operasi telah selesai, pihak Basarnas tetap menjalin koordinasi apabila masyarakat menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sekitar kawasan perairan Berau. (*)