Begal Motor Siswa SMP Ditembak Polisi

by -126 Views

BANGKALAN, 10drama.com– Tindakan perampokan yang dilakukan Zamroni (29) warga Desa Banyu Pelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan berakhir dengan dipenjara.

Petugas kepolisian menembak kaki Zamroni karena ia melawan saat ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi menyampaikan bahwa kejadian berawal ketika korban, AM (12) seorang siswa SMP dari Desa Morombuh, Kecamatan Kwanyar sedang menunggu kakaknya pulang sekolah di depan SMAN 1 Kwanyar.

Seseorang korban yang sedang menunggu di atas motornya kemudian didekati oleh pelaku yang berpura-pura meminjam motor untuk membeli bensin.

Korban kemudian berusaha membantu tersangka tanpa merasa curiga.

“Lalu tersangka mengendarai sepeda motor korban sementara korban duduk di belakang tersangka,” katanya, Senin (18/8/2025).

Korban mulai mencurigai setelah tersangka membawanya sejauh 5 kilometer dari lokasi awal.

Korban kemudian dibawa ke suatu lokasi yang sunyi.

Di sanalah pelaku mulai mendorong dan meninju korban agar turun dari motornya.

Korban yang merasa takut kemudian turun dari motornya.

Pelaku langsung mempercepat kendaraannya dan meninggalkan korban.

Tidak lama setelah itu, korban meminta bantuan dan ditemani oleh warga sekitar pulang ke rumahnya.

“Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kami. Oleh karena itu, kami segera menangani kejadian tersebut,” tambahnya.

Tidak memerlukan waktu lama, pihak berwajib berhasil menemukan lokasi tersangka.

Dalam waktu 4 hari, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku yang melarikan diri ke Ngawi.

Bahkan, petugas kepolisian menembak pelaku karena melawan saat ditangkap.

“Kami menangkap tersangka di Ngawi. Tersangka melawan petugas sehingga kami mengambil tindakan tegas yang terukur,” ujarnya.

Saat ini, tersangka telah dibawa ke Mapolres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas masih melakukan penyelidikan terkait catatan pelaku dalam melakukan tindak pidana.