Berapa Lama Gas Air Mata Mengganggu Tubuh?

by -153 Views

Gas air mata sering digunakan untuk mengidentifikasi kerumunan, termasuk saat menghadapi para peserta demonstrasi. Secara umum, alat ini merupakan senyawa kimia yang bila dilepaskan mampu membuat orang di sekitarnya tidak dapat beraktivitas karena zatnya merangsang organ tubuh.

Dampaknya sangat nyata, gas air mata dapat menyebabkan mata terasa perih hingga sulit bernapas yang pasti menimbulkan rasa sakit. Menyebabkan ketidaknyamanan,berapa lama dampak dari gas air mata terjadipada tubuh?

Berapa lama dampak dari gas air mata?

Saat dilepaskan, gas air mata dapat menyebabkan paparan zat berbahaya dalam waktu singkat, sekitar 15 hingga 30 menit. Sementara itu, tingkat toksitasnya tergantung pada jumlah gas yang dikeluarkan, lokasi paparan, serta durasi paparannya.

Bahan kimia dalam gas air mata menyerang salah satu dari dua reseptor rasa sakit yang dikenal sebagai TRPA1 dan TRPV1. TRPA1 merupakan reseptor nyeri yang bereaksi mirip saat mengonsumsi wasabi. Gas CS dan CR dalam gas air mata menciptakan sensasi yang 10 ribu kali lebih kuat dibandingkan saat kamu makan wasabi.

Meskipun efek dari pelepasan gas air mata biasanya bersifat sementara, dampaknya terhadap kesehatan bisa berlangsung dalam jangka panjang. Kondisi menjadi lebih buruk jika paparan terjadi di ruangan yang tertutup. Efek sampingnya bahkan bisa muncul meskipun seseorang sudah tidak terpapar lagi.

Dampak gas air mata terhadap tubuh

Pertama-tama perlu diketahui bahwa gas air mata terdiri dari empat jenis utama yaituChlorobenzylidine malononitrile (CS), Chloroacetophenone (CN), Dibenzoxazepine (CR), dan Oleoresin capsicum(OC). Yang paling umum digunakan adalah CS.

Gas air mata merupakan senyawa kimia dalam bentuk padat. Senyawa ini selanjutnya dihancurkan menjadi serbuk halus dan dicampur dengan aerosol dalam bentuk granat. Bila meledak, dapat menghasilkan awan kimia yang berdampak pada lingkungan sekitarnya.

Bahan yang terkandung dalam gas air mata dapat menyebabkan berbagai dampak pada tubuh karena kemampuannya mengganggu organ-organ tertentu. Kamu mungkin mengalami beberapa gejala berikut setelah terkena gas air mata:

  • Mata terasa berair, rasa terbakar, serta kemerahan
  • Penglihatan kabur
  • Rasa panas dan iritasi pada mulut serta hidung
  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan bernapas
  • Batuk dan mengi
  • Iritasi kulit. 

Tidak hanya gasnya saja, tabung yang digunakan untuk melepaskan gas air mata juga dapat menyebabkan cedera. Tabung bisa menghasilkan panas yang berpotensi menyebabkan luka bakar dan kerusakan di area kepala. Jika hal ini terjadi, durasi efek gas air mata akan berlangsung lebih lama dari biasanya.

Selanjutnya, paparan gas air mata biasanya mengakibatkan dampak sementara. Namun, jika terjadi di dalam ruangan, hal ini dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan yang parah seperti glaukoma, kebutaan, luka bakar kimia, serta gangguan pernapasan.

Apa yang perlu dilakukan ketika terkena gas air mata?

Berapa lama dampak dari gas air mata berlangsung bisa segera dikurangi dengan segera mengambil tindakan untuk menjauh. Ketika gas air mata dilepaskan, usahakan secepat mungkin meninggalkan lokasi dan mencari udara segar.

Jika berada di luar ruangan, segera menjauhi area yang mengeluarkan gas. Usahakan pindah ke tempat yang lebih tinggi karena gas air mata dapat membentuk asap tebal yang menyebar mendekati permukaan tanah. Selain itu, segera ganti pakaian jika memungkinkan. Bersihkan seluruh tubuh dengan sabun dan jika diperlukan segera cari bantuan medis.

Berapa lama dampak dari gas air mata terhadap tubuh dapat dikurangi jika kamu tidak terpapar dalam waktu yang terlalu lama. Oleh karena itu, sebaiknya lindungi diri dan hindari paparan sebanyak mungkin.

Referensi:

Fakta Mengenai Zat Pengendali KerusuhanPusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Diakses Agustus 2024

Dampak gas air mata terhadap tubuhMedical News Today. Diakses Agustus 2024

Berapa Lama Efek Gas Air Mata Berlangsung?Spaulding Decon. Diakses Agustus 2024

Bagaimana Gas Air Mata Mempengaruhi Tubuh Manusia?Healthline. Diakses Agustus 2024

Siapa Saja yang Lebih Rentan Terkena Gas Air Mata? Sejarah Gas Air Mata, Awalnya Digunakan sebagai Senjata Perang