Berita Pekan Ini: ASN Tewas Tak Wajar, Dugaan Geng Motor Membuat Heboh Rejang Lebong

by -66 Views

Liputan Jurnalis Lintaskriminal.co.id -, M. Rizki Wahyudi

Lintaskriminal.co.id -, REJANG LEBONG –Selama seminggu terakhir, sejumlah peristiwa penting di Kabupaten Rejang Lebong menjadi perhatian masyarakat. Semua kejadian tersebut banyak dibicarakan oleh pembaca Lintaskriminal.co.id -.

Dimulai dari seorang pegawai negeri sipil yang ditemukan meninggal secara tidak wajar di rumahnya sendiri. Selain itu, munculnya beruang madu yang mengganggu dan menimbulkan rasa takut di kalangan masyarakat.

Berikut ringkasan berita yang paling sering dibaca dalam minggu ini versi Lintaskriminal.co.id -:

1. Pegawai Negeri Sipil Dinas PUPR Rejang Lebong Ditemukan Meninggal Secara Tidak Wajar, Diduga Karena Stres

Warga Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup dikejutkan dengan ditemukannya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditemukan meninggal secara tidak wajar di rumahnya pada Selasa (14/10/2025) sore.

Korban yakni Ya (42) diketahui merupakan ASN yang bekerja di Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong.

Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di lantai atas rumahnya dengan posisi tergantung menggunakan seutas tali tambang.

Ketika ditemukan, korban masih memakai pakaian kerja. Diduga korban melakukan bunuh diri sendiri akibat masalah pekerjaan atau rasa sedih yang mendalam.

2. Geng Motor Serang Dua Pemuda di Rimbo Recap, Keluarga Korban Minta Pelaku Ditangkap

Perilaku geng motor kini mulai menimbulkan kekhawatiran bagi warga di Kabupaten Rejang Lebong.

Sejumlah pemuda yang diduga terlibat dalam kelompok geng motor melakukan tindakan di Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan pada hari Rabu (15/10/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Sekelompok remaja itu menyerang dua pemuda yang sedang duduk di depan Balai Desa Rimbo Recap. Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka cukup serius, bahkan salah satunya harus menjalani perawatan intensif di RSUD Rejang Lebong karena mengalami luka sabetan senjata tajam.

Akibat kejadian itu, salah satu korban bernama Riko mengalami luka cukup parah di bagian tangan hingga salah satu jarinya putus akibat sabetan senjata tajam.

Sementara korban lainnya, Okta, menjadi target pemukulan oleh sejumlah remaja yang diduga merupakan anggota kelompok geng motor.

3. Beruang madu memasuki halaman sekolah di Bermani Ulu Rejang Lebong, menimbulkan kepanikan pada siswa, guru, dan warga

Warga yang tinggal di Kecamatan Bermani Ulu (BU) dan Bermani Ulu Raya (BUR) kembali dikejutkan dengan munculnya beruang madu.

Bukan kali pertama, munculnya hewan buas ini sudah sering terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Terbaru, hewan liar yang dilindungi tersebut tampak berjalan-jalan hingga ke area sekolah dasar.

Kejadian itu berlangsung pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di halaman SDN 52 Rejang Lebong yang terletak di Desa Babakan Baru Kecamatan BUR.

Pada saat kejadian, sejumlah siswa yang sedang melakukan aktivitas di halaman sekolah menjadi kaget setelah melihat beruang madu berjalan di sekitar area sekolah.

Bahkan masuk ke area permukiman warga. Untungnya, hewan tersebut hanya melewati jalur dan tidak sampai menyerang atau merusak apa pun.

Sampai saat ini, beruang tersebut masih terlihat berjalan-jalan di sekitar desa.

4. Pengemudi Motor Tanpa Identitas MD Setelah Menabrak Pembatas Jalan di Rejang Lebong,

Kondisi di sekitar Jalan Tebing Benteng, Kelurahan Kepala Siring, Kecamatan Curup tiba-tiba ramai pada malam Jumat (17/10/2025).

Warga terkejut mendengar suara benturan keras yang ternyata berasal dari kecelakaan tunggal sepeda motor yang menabrak pagar pembatas jalan.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju kencang dari arah Kelurahan Sukaraja menuju Pasar Tengah.

Dikira korban kehilangan kendali sehingga menghantam pembatas jalan.

Akibat benturan yang sangat keras, korban mengalami cedera serius khususnya di bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian. Sepeda motor yang dikendarainya juga tampak rusak parah.

Identitas korban sempat tidak diketahui, sehingga jenazahnya diserahkan ke RSUD Rejang Lebong. Namun tidak lama kemudian, identitas korban akhirnya terungkap setelah adanya laporan dari pihak keluarga.

Korban diketahui bernama Mardi, penduduk asli Desa Perbo, Kecamatan Curup Utara.