Berita Terpopuler Hari Ini: Kasatpol PP Medan Dipecat, Lolly Ternyata Hamil Dua Kali Tahun Ini

by -126 Views

Lintaskriminal.co.id –Berita terkini di Tribun Medan hari ini, pertama, Mulai 1 Oktober 2025, aturan larangan penggunaan Pertalite untuk beberapa jenis mobil dan motor resmi berlaku.

Kedua, Kepala Satpol PP Medan Dipecat, Rico Waas Melantik Yunus Sebagai Kepala Damkar, Ini Tujuannya

Ketiga, CURHAT Warga Negara Asing Thailand Kebingungan Setelah Kehilangan Ponsel, Malah Dibantu Oleh Petugas Damkar Dengan Cepat

Keempat, Lolly Terkua sudah mengandung dua kali pada tahun 2024, satu di antaranya saat berada di Inggris, Vadel mengakui hanya sekali

Kelima, Dinas Perhubungan Medan Tidak Memberikan Perubahan Terkait Masalah Parkir dan Petugas Parkir Liar, Instruksi Wali Kota Tidak Berjalan

5 Berita Populer di Tribun Medan hari ini, Jumat (3/10/2025) :

1. Mulai 1 Oktober 2025, Daftar Kendaraan Mobil dan Sepeda Motor yang Dilarang Menggunakan Pertalite

Lintaskriminal.co.id –– Mulai tanggal 1 Oktober 2025, pemerintah secara resmi mengatur penggunaan bahan bakar minyak yang mendapat subsidi.

Beberapa jenis kendaraan mobil dan motor dilarang memakai Pertalite (RON 90).

Seperti yang diketahui, bahan bakar yang di subsidi oleh pemerintah menggunakan anggaran APBN sehingga dijual lebih murah kepada masyarakat seperti Pertalite (RON 90).

Pemerintah memberikan subsidi sebagian biaya produksi bahan bakar minyak, sehingga harga jual kepada masyarakat lebih murah dibandingkan harga pasar yang sebenarnya.

Saat ini, pembatasan penggunaan Pertalite berlaku di seluruh stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) di Indonesia.

Kendaraan yang termasuk dalam kategori larangan, jika berusaha mengisi Pertalite di SPBU Pertamina akan ditolak oleh petugas.

Selengkapnya baca disini 

2. Kepala Satpol PP Medan Dipecat, Rico Waas Melantik Yunus sebagai Kepala Damkar, Ini Tujuannya

Lintaskriminal.co.id -, MEDAN – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, Rakhmat dipecat dari jabatannya. Wali Kota menggantikan Rakhmat dengan M Yunus dalam pelantikan resmi yang diselenggarakan di Aula Lantai III Balai Kota Medan, Kamis (2/10/2025).

Rakhmat digeser dari jabatan sebelumnya, digeser menjadi staf ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik.

Penggantinya adalah M Yunus, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan.

Sementara itu, posisi Kepala Damkar belum diisi oleh pejabat definitif yang baru.

Selain itu, Wali Kota Medan mengangkat Laksamana Putra Siregar sebagai Asisten Umum, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Medan.

Ketika pejabat utama Pemko Medan diwawancarai, sejumlah isu kota Medan yang ditangani oleh Satpol PP menjadi fokus perhatian.

Di antaranya adalah masalah penanganan bangunan ilegal, ketertiban yang selanjutnya menjadi tanggung jawab M Yunus.

Terutama Satpol PP ke depan dapat bersifat reaktif, responsif, dan bekerja lebih cepat. Pembaruan serta penertiban perlu merespons masyarakat secara cepat.

Rico berharap, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Medan yang baru mampu bekerja lebih baik dibandingkan Rakhmat. Terutama dalam menanggapi keluhan warga yang selama ini belum optimal.

Selengkapnya baca disini

3. Keluhan Warga Negara Asing Thailand Terkejut Setelah Kehilangan Ponsel, Polisi Justru Mengabaikannya, Tapi Petugas Damkar Langsung Membantu

Lintaskriminal.co.id – Keluh kesah Warga Negara Asing dari Thailand yang kaget setelah kehilangan ponsel dan diabaikan oleh polisi.

Seorang warga negara asing dari Thailand yang kehilangan ponselnya di Indonesia menjadi viral di media sosial.

Ia juga kaget, justru cepat mendapatkan bantuan dari Badan Pemadam Kebakaran.

Ia bahkan tidak ragu mengatakan bahwa polisi di Indonesia tidak berfaedah.

Meski demikian, akhirnya warga negara asing dari Thailand tersebut dapat merasa lega setelah dibantu oleh petugas pemadam kebakaran.

Namun, hal tersebut juga membuatnya merasa kaget karena justru petugas pemadam kebakaran yang segera membantunya.

Baru-baru ini, keluhan seorang WNA Thailand yang kehilangan ponselnya menjadi viral melalui akun Instagram @mood.jakarta, seperti dikutip Tribunjabar.id, Kamis (2/10/2025).

Warga Negara Asing Thailand itu mengeluh melalui akun Twitternya @jenbiverse dengan menceritakan pengalamannya kehilangan ponsel saat berada di Indonesia.

Ia menceritakan bahwa dirinya melaporkan kehilangan ponselnya ke kantor polisi dengan harapan barang tersebut dapat dikembalikan.

Selengkapnya baca disini

4. Lolly Dikabarkan Sudah Hamil Dua Kali Tahun 2024, Satu Kali Saat Berada di Inggris, Vadel Mengaku Hanya Sekali

Lintaskriminal.co.id – Pada sidang putusan Vadel Badjideh, diketahui bahwa Lolly, anak Nikita Mirzani, telah mengandung sejak berada di Amerika Serikat.

Hal ini terungkap dalam persidangan putusan 9 tahun Vadel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dikabarkan LM, yang akrab disapa Lolly, telah mengandung sebelum kembali ke Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengacara Vadel Badjideh, Oya Abdul Malik, berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan.

Menurut Oya, dalam persidangan tersebut JPU tidak melengkapi berkas-berkas berupa hasil pemeriksaan medis terhadap janin.

“Pada saat persidangan, jaksa tidak mampu membuktikan dokumen-dokumen hasil visum mengenai janin yang lahir melalui aborsi,” ujarnya dilansir dari Youtube Intens Investigasi, Kamis (2/10/2025).

Benar, Abdul Malik mengatakan, Lolly ternyata telah melakukan aborsi sebanyak dua kali pada tahun 2024.

Selengkapnya baca disini

5. Kadishub Medan Tidak Memberikan Perubahan Terkait Masalah Parkir dan Jukir Liar, Instruksi Wali Kota Tidak Dijalankan

Lintaskriminal.co.id -, MEDAN- Masalah parkir di kota Medan, termasuk tarif, petugas parkir, serta pendapatan daerah yang rendah tetap menjadi keluhan warga Kota Medan.

Kasus parkir ilegal yang sering menunjukkan wajah premanisme kerap menjadi viral, merusak kinerja Dinas Perhubungan yang kini dipimpin oleh kepala dinas baru, Erwin Saleh.

Keluhan warga telah sampai kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat diwawancarai oleh wartawan setelah melantik tiga pejabat Eselon II, pada hari Kamis (2/10/2025).

Rico Waas tidak membantah bahwa belum ada perbaikan terhadap masalah parkir, tarif parkir, dan pelayanan parkir di Kota Medan.

“DKPSDM terus melakukan penilaian, hingga ke saya mana yang tidak baik dan yang baik. Kita tunggu saja, karena kebijakan baru memerlukan kajian yang komprehensif, jangan sampai membuat kebijakan baru malah tidak efektif. Peraturan Walikota tentang parkir sedang dalam proses,” ujar Rico Waas, Kamis (2/10/2025).

Data dikumpulkan, sejak Kadishub Medan, Erwin Saleh dilantik sama sekali tidak ada perbaikan dalam kinerja.

Masyarakat masih sering menjadi korban pungutan liar di tempat parkir, beredarnya karcis parkir ilegal dengan tarif yang tidak sesuai dengan peraturan daerah, tarif parkir yang terlalu tinggi menguras kantong, seharusnya Rp 3.000 per motor malah diminta oleh petugas parkir sebesar Rp 5.000.

Selengkapnya baca disini

Baca artikel lain dari TRIBUN MEDAN di Google News

Ikuti pula informasi lainnya di Facebook, Instagram, Twitter, dan WA Channel

Berita menarik lainnya di Tribun Medan