Bocah Tewas di Toilet Masjid Sadasari

by -52 Views

KABAR MAJALENGKA –Warga Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, dihebohkan oleh penemuan jenazah seorang anak laki-laki di area masjid dekat Kantor Desa Sadasari, Sabtu (19/10/2025) sore.

Korban diketahui bernama MR (11), seorang siswa kelas 5 sekolah dasar (SD). Penemuan jenazah anak ini baru dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 20.00 WIB, setelah warga menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa di salah satu toilet masjid.

Kepala Kepolisian Resor Majalengka, AKBP Willy Andrian mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menyatakan, pihaknya segera mengirimkan tim dari Satuan Reserse dan Kriminal Polres Majalengka serta Polsek Argapura untuk melakukan penyelidikan menyeluruh di tempat kejadian.

“Menerima laporan dari warga, kami segera menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan. Saat ini kami sedang mengumpulkan alat bukti dan barang bukti, mulai dari pakaian korban hingga rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian,” kata AKBP Willy kepada wartawan pada Minggu (19/10/2025) dini hari.

Menurutnya, tim penyidik juga telah memeriksa beberapa kamera pengawas di sekitar masjid serta jalan-jalan yang menuju lokasi kejadian. Polisi berusaha melacak aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal.

“Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematian korban. Sementara ini, berdasarkan pemeriksaan dokter ditemukan luka di bagian kepala. Namun hal tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui hasil autopsi,” ujar Kapolres.

Jenazah MR kini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Majalengka untuk menjalani pemeriksaan luar dan otopsi guna mengetahui penyebab kematian secara pasti.

Petugas masih belum bisa memastikan apakah ada unsur kekerasan dalam kejadian tersebut. AKBP Willy menegaskan, pihaknya akan berupaya sekuat tenaga agar kasus ini segera terungkap.

“Kami mohon kesabaran, hasil otopsi akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab kematian korban. Kami berkomitmen agar kejadian ini terungkap sepenuhnya,” tegasnya.

Sampai berita ini dirilis, petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan tambahan.