Brigpol. Petric Loru penyebar hoax konflik Bomaki vs Lauran di Tansel. Apakah itu perintah ? ‎

by -70 Views
Oplus_131072

LintasKriminal, Saumlaki – Informasi bohong atau yang ngetren disebut dengan istilah HOAX adalah informasi yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan maksud dan tujuan terselubung atau dengan sengaja menciptakan kondisi tertentu seolah-olah merupakan keadaan yang riil.

‎Brigpol. Petric Loru oknum anggota Brigade Mobil Kompi C/3 Pelopor yang berkedudukan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan sengaja menyebarkan informasi bohong atau hoax tentang adanya konflik antar warga yakni konflik antara masyarakat Desa Bomaki dengan masyarakat Desa Lauran di Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Provinsi Maluku, Senin, 13/7/2026.

‎Brigpol. Patrick Loru diketahui menjabat sebagai Kanit. Intel Brimob Konpi C/3 Pelopor Kepulauan Tanimbar yang dengan sengaja menyebarkan informasi adanya konflik antara masyarakat Desa Bomaki dengan masyarakat Desa Lauran.

‎Ironisnya informasi hoax tersebut dilakukan ditengah gencarnya persiapan Ground Breaking PSN Blok Masela dan bertepatan dengan adanya kunjungan Gubernur Maluku, Kapolda Maluku serta Pangdam XV / Patimura yang memantau langsung seluruh persiapan di lokasi 662 yang dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beberapa waktu mendatang.

‎Menariknya, publik di Tanimbar mempertanyakan tindakan Brigpol. Petric Loru tersebut :

1. ‎Mengapa selalu saja ada informasi bohong dan meresahkan masyarakat disetiap kunjungan kunjungan Pejabat Pusat ke Tanimbar ?

2. ‎Apakah cipta kondisi hoax tersebut sengaja dimainkan sebagai upaya untuk menggagalkan Ground Breaking PSN Blok Masela ?

3. ‎Apakah tindakan Sang Kanit Intel merupakan bagian dari upaya menggagalkan kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Tanimbar ?

4. ‎Siapakah yang berada dibalik aksi Sang Brigpol ?

5. ‎Apakah ada arahan dari Pejabat/Oligarki di wilayah Tanimbar ?

6. ‎Apakah tindakan Sang Kanit Intel merupakan rangkaian rencana sabotase dan cipta kondisi seolah Tanimbar tidak aman dan menolak Ground Breaking PSN Blok Masela serta menolak kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto ?

‎Masih banyak lagi spekulasi skeptis terhadap tindakan Brigpol. Petric Loru menyebarkan informasi bohong adanya konflik antara warga masyarakat Desa Bomaki dan Lauran di Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang sangat provokatif.

‎Kondisi masyarakat Tanimbar pada umumnya secara khusus masyarakat Desa Lauran dan Bomaki sangat kondusif menjelang kunjungan RI 1 ke Tanimbar.

‎Masyarakat Tanimbar sangat antusias menyambut kedatangan Presiden kebanggaan mereka Jenderal Purnawirawan H. Prabowo Subianto dimana rute perjalanan orang nomor 1 Republik Indonesia itu akan melintasi kawasan Desa Lauran dan Bomaki menuju area Ground Breaking PSN Blok Masela di Desa Lermatang Kecamatan Tanimbar Selatan.

‎Masyarakat Tanimbar diminta tidak terpengaruh akan adanya upaya-upaya provokatif yang sengaja dibangun oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab serta masyarakat Tanimbar diminta menjamin dan menjaga situasi yang kondusif bagi terlaksananya Ground Breaking PSN Blok Masela dan keberlanjutan PSN tersebut demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia secara khusus masyarakat Tanimbar.

‎Dilain pihak Kapolda Maluku diminta menertibkan dengan tegas oknum anggota Brimob Konpi C/3 Kepulauan Tanimbar Brigpol. Petric Loru tersebut. Tim.