Uji kemampuan verbal mengevaluasi kemampuan memahami teks, mengambil kesimpulan logis, serta membedakan informasi yang penting dari yang tidak. Sementara itu, reasoning induktif menguji pola dan hubungan bentuk untuk menilai kemampuan berpikir abstrak—kemampuan yang sangat penting dalam menganalisis data rumit di bidang keuangan.
Selain ujian kognitif, paket SHL yang digunakan oleh OJK sering dilengkapi dengan kuesioner kepribadian atau penilaian perilaku untuk memastikan kesesuaian calon dengan budaya organisasi dan tuntutan posisi.
Uji kepribadian ini tidak memiliki jawaban yang benar atau salah, tetapi fokus pada konsistensi, integritas, kecenderungan bekerja sama, kemampuan memimpin, serta gaya pengambilan keputusan. Oleh karena itu, persiapan menghadapi SHL OJK 2025 tidak hanya terbatas pada latihan soal, tetapi juga pemahaman diri dan konsistensi dalam menjawab.
Soal SHL OJK 2025
Soal angka dirancang untuk menguji kemampuan berhitung, memahami informasi numerik, serta memperkirakan angka dengan cepat.
1. Jika penjualan bank naik dari 120 menjadi 156 unit, berapa persen kenaikannya?
2. Rata-rata nilai dari empat karyawan adalah 82. Jika tiga karyawan memiliki nilai 80, 85, dan 78, berapakah nilai karyawan yang keempat?
3. Sebuah dana berkembang sebesar 12% setiap tahun dari nilai awal Rp10 juta. Berapa besarnya nilai tersebut setelah satu tahun?
5. Grafik menunjukkan kenaikan aset perusahaan sebesar 15% setiap tahun. Jika nilai aset awal adalah Rp40 miliar, berapa besarnya aset di tahun berikutnya?
6. Harga saham naik dari 220 ke 253. Hitung besarnya persentase kenaikan.
7. Sebuah bank mengurangi pengeluaran operasional sebesar 8% dari Rp15 miliar. Berapa jumlah penghematan yang diperoleh?
8. Jika penghasilan meningkat 20% setiap semester, berapa kenaikan dalam satu tahun?
9. Sebuah kantor menerima 240 klien baru, dengan 25% di antaranya merupakan pelanggan prioritas. Berapa jumlah pelanggan prioritas?
10. Dalam satu periode kuartal, jumlah kredit macet mengalami penurunan sebesar 10% dibandingkan angka sebelumnya yang mencapai 500 kasus. Berapa jumlah terkini? Soal Verbal SHL OJK jenis ini menilai kemampuan dalam menarik kesimpulan informasi dari teks pendek.
12. “Jika laporan keuangan tidak benar, maka pemeriksaan akan ditangguhkan.” Pernyataan yang setara?
13. “Tidak semua pelanggan kelas atas dapat mengakses ruang tunggu.” Apa maknanya?
14. Pilih sinonim kata: menyeluruh
15. Pilih lawan kata dari: restriktif Soal Logika Analitis Logika analitis sering muncul dalam 25 contoh soal SHL OJK karena bagian ini menguji kemampuan berpikir logis dari pola.
16. Jika A selalu berada di samping B, namun B tidak selalu berada di samping C, apakah A mungkin berada bersama C?
17. Jika setiap laporan diverifikasi sebanyak dua kali dan terdapat 60 laporan, berapa total jumlah pemeriksaan yang dilakukan?
18. A lebih cepat dibandingkan B. C lebih lambat dibandingkan B. Siapa yang paling cepat?
19. Seluruh manajer hadir dalam rapat. Beberapa pegawai tidak menghadiri rapat. Apa kesimpulan?
20. Tiga bank A, B, dan C sedang bersaing. Jika A lebih besar daripada B, dan B lebih kecil dari C, maka siapa yang terbesar? Soal Deret Gambar dan Pola Meski tidak menampilkan gambar, pola logika tetap dapat diwakili melalui penjelasan.
21. Pola ▲ ● ▲ ● … tanda berikutnya?
22. Urutan kotak menambahkan satu sisi bayangan setiap langkah. Jika pada langkah keempat terdapat tiga bayangan, berapa jumlah bayangan di langkah kelima?
24. Jika bentuk berubah dengan mengikuti pola di mana jumlah sisi bertambah 1 setiap dua tahap, bagaimana bentuk pada tahap keenam?
25. Pola rotasi 90° berlawanan arah jarum jam setiap langkah. Jika langkah pertama bergerak secara vertikal, bagaimana posisi langkah ketiga?
Berikut adalah pembahasan mengenai kisi-kisi dan contoh soal SHL OJK 2025 yang paling lengkap dan terkini untuk calon peserta rekrutmen Otoritas Jasa Keuangan, tersedia secara gratis dan terupdate.***
