Diduga Aparat Amuk dan Ancam Warga dengan Senjata di Tebet

by -36 Views

Lintaskriminal.co.id -, TEBET– Seorang pria mengalami kekerasan di Jalan Tebet Barat IX, Tebet, Jakarta Selatan, yang viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria berjaket cokelat sedang menghardik seseorang yang memakai topi.

Tidak lama setelah itu, dia menendang lawannya dengan gaya mirip tendangan kungfu.

Di sisi lain, seorang laki-laki lainnya juga menjadi korban serangan pelaku.

Salah satu pelaku, Aldi, menceritakan urutan kejadian.

Saat itu, ia mengakui telah selesai bekerja dan menuju kos ketika beberapa orang mendekatinya serta menuduhnya telah menabrak salah satu pelaku.

“Pertama-tama saya ingin kembali ke kos setelah selesai bekerja. Tiba-tiba ada seseorang yang mengatakan saya menabraknya, padahal sama sekali tidak,” kata Aldi kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).

Pertikaian tidak bisa dihindari. Pelaku menyerang Aldi dan temannya.

Salah satu tersangka lainnya pernah menunjukkan senjata api (senpi) sebagai bentuk ancaman terhadap korban.

Warga sekitar enggan menghentikan karena takut.

“Dia menyerang dengan pukulan, saya sempat melawan. Tapi dia langsung mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah saya. Saya diancam, jadi tidak berani melawan. Warga hanya bisa menyaksikan,” kata Aldi.

Menurut Aldi, pelaku mengatakan dirinya merupakan anggota aparat.

“Ia mengatakan anggota, seperti itu,” katanya.

Akibat peristiwa tersebut, Aldi dan temannya mengalami cedera.

Punggung dan pipinya terdapat memar, sementara temannya mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuh.

Setelah mengeluarkan kemarahan mereka, para pelaku segera kabur.

Aldi menyebutkan terdapat tiga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor berbeda.

“Satu menggunakan Nmax, yang lainnya Vespa,” katanya.

Kepala Sektor Tebet, Kompol Iwan Gunawan, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

“Belum ada laporan resmi, tetapi anggota kami telah tiba di lokasi untuk memeriksa tempat kejadian dan mengambil keterangan saksi,” ujar Iwan. (m31)