Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Kwitang, Polisi Periksa Saksi-saksi

by -66 Views

JAKARTA, halopadang.id.TV – Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan mengenai penemuan dua tulang belulang manusia yang dalam kondisi terbakar di sebuah bangunan bekas perusahaan Finance yang berada di Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Robi Heri Saputra mengatakan pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi yang menemukan tulang belulang tersebut.

“Saksi-saksi yang diperiksa dari para penemu, baik dari pihak vendor maupun keamanan yang berada di Gedung bekas perusahaan Finance tersebut,” ujar AKBP Robi, Sabtu (1/11).

Saat ditanya apakah ada barang milik korban yang dapat dikenali, ia mengatakan tidak ada.

“Jika dilihat dari lokasi penemuan, tidak ada barang yang dapat digali karena benar-benar terbakar dan hancur,” katanya, dilaporkan oleh jurnalis halopadang.id TV, Iksan Apriansyah.

Oleh karena itu, selanjutnya tidak ada benda yang dapat digunakan oleh pihak kepolisian untuk mengidentifikasi dua kerangka yang terbakar di lokasi tersebut.

Meskipun demikian, pihak terkait tetap berupaya mengidentifikasi kerangka tersebut melalui pemeriksaan forensik, termasuk pengambilan sampel DNA yang akan dibandingkan dengan data orang hilang pada demonstrasi akhir Agustus 2025 lalu.

Sebagai informasi, bangunan tempat kedua kerangka tersebut ditemukan pernah terbakar saat demo tersebut.

“Dua kerangka yang dikirimkan ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati diambil sampel DNA-nya untuk nanti dibandingkan dengan beberapa orang yang pernah dilaporkan hilang sejak tanggal 29 Agustus 2025,” katanya.

Petugas kepolisian, menurutnya, juga telah mengambil sampel DNA dari anggota keluarga yang anggotanya dilaporkan hilang saat demonstrasi akhir Agustus lalu, baik itu dari keluarga korban F maupun keluarga korban R.

“Mungkin pada hari Rabu, katanya, akan dirilis hasil dari rumah sakit Polri,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, berdasarkan laporan Koalisi Sipil masih ada dugaan dua orang yang dilaporkan hilang setelah demo akhir Agustus 2025.

Dua individu yang masih dilaporkan hilang setelah demonstrasi tersebut, yaitu Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid.

Reno dan Farhan dilaporkan menghilang sejak terjadi kerusuhan di Markas Komando atau Mako Brimob, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada 29 Agustus 2025 lalu.