Dua Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Ditemukan di Tempat Wudu, Meninggal

by -121 Views

Tim operasional gabungan melakukan evakuasi terhadap dua korban yang tertimpa bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, pada Jumat (3/10) pagi.

Kepala Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI yang bertugas sebagai SARMission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyebutkan bahwa dua korban ditemukan di area wudu bangunan yang roboh.

“Maka pagi ini adalah hari Jumat, tanggal 3 Oktober 2025. Tadi sekitar pukul 07.30 WIB, kita berhasil mengekstraksi (mengevakuasi) satu santri lagi. Kemudian, satu orang lainnya juga berhasil diekstraksi pada pukul 07.36 WIB. Kedua santri tersebut diekstraksi dari tempat wudu, yaitu tempat wudu,” ujar Bramantyo di posko asrama putri Ponpes Al-Khoziny, Jumat (3/10).

“Jadi terkena, terkena pecahan ini di area wudu. Jadi kita angkat keduanya dari area wudu,” tambahnya.

Ia menambahkan, dua korban yang ditemukan hari ini adalah laki-laki. Namun, identitas mereka belum diketahui.

“Keduanya laki-laki. Santri keduanya,” katanya.

Di sisi lain, Kapolres Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing, menyatakan kedua korban yang ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Setelah ditemukan, keduanya segera dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi.

“Iya, sudah meninggal. Tadi ke Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Tobing.

Dengan demikian, jumlah korban yang telah dievakuasi dalam kondisi selamat berjumlah 103 orang dan 7 orang lainnya meninggal dunia.

“Yang kemarin 5 plus2 ya (korban meninggal), katanya.

Sebelumnya, BNPB menyatakan, hingga Kamis (2/10) sore, jumlah korban yang masih dalam pencarian berjumlah 58 orang.

Pada hari Kamis pagi, proses pencarian dilakukan dengan menggunakan peralatan berat setelah tanda-tanda kehidupan tidak lagi terdeteksi. Keluarga korban telah menerima penjelasan mengenai hal tersebut.