Fakta Anak Diduga Disandera di Pasar Rebo, Kaca Dilempar, Ini yang Terjadi

by -61 Views

Lintaskriminal.co.id –– Penduduk di wilayah Jalan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, tiba-tiba merasa khawatir setelah beredar informasi tentang seorang anak yang diduga ditahan oleh seorang pria di dalam toko foto, [pada Jumat (17/10/2025).

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.35 WIB dan menimbulkan rasa takut di kalangan warga karena khawatir dua anak laki-laki dari pria tersebut terluka.

Ketua RT setempat, Rosdi mengatakan, pihaknya yang menerima laporan tersebut segera melaporkan kejadian tersebut kepada Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur.

“Pria itu inisialnya RH (40), yang diduga mengalami halusinasi berat dan gangguan kejiwaan,” ucapnya, dikutip dari Warta Kota.

Namun setelah polisi dan Gulkarmat turun tangan serta melakukan pemeriksaan di lokasi, terungkap kenyataan sebenarnya di balik peristiwa yang sempat dianggap sebagai aksi penyanderaan.

Petugas memastikan bahwa kejadian tersebut bukanlah tindakan penculikan atau penyanderaan, melainkan terkait seorang pria yang mengalami gangguan emosional dan sedang mengalami halusinasi, sehingga bertindak kasar terhadap anak-anak di sekitarnya.

Dadang, warga sekitar memastikan tidak terjadi penyanderaan terhadap dua anak RH dan pada saat itu hanya melakukan perusakan di ruko fotokopi.

Ia menerangkan, peristiwa itu berawal ketika RH menulis curhatan di secarik kertas terkait keresahan hidupnya.

Laki-laki tersebut kemudian menempelkan di kaca dan dinding toko fotokopi hingga menjadi pusat perhatian masyarakat serta pengemudi yang lewat.

“Tapi saya tidak tahu apa yang dia tulis, dia memang sedang menghadapi masalah,” katanya.

Menurut Dadang, karena menjadi pusat perhatian, RH kemudian meminta kepada penduduk yang berada di lokasi untuk pergi.

Sebelumnya, kata Dadang, banyak warga menanyakan kepada RH apa yang sedang dikerjakan di sana.

Warga yang menyaksikan tindakan RH tidak memperhatikan permintaannya, sehingga emosi pria tersebut memuncak dan terjadi kejadian yang menjadi viral.

“Kemudian dia melemparkan kaca menggunakan besi, maksudnya mungkin agar warga pergi,” katanya.

“Tapi ibu-ibu ini ngiranya, asumsinya gila, apa lagi anaknya nangis habis lempar kaca gitu,” imbuhnya.

Dari sana, lanjut Dadang, banyak warga mengira bahwa RH sedang memegang dua anaknya di dalam ruko itu dan berniat membahayakan.

Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, dan RH kesal karena ingin melindungi anaknya agar tidak dibawa.

“Tidak tahu siapa yang memanggil Damkar, tapi mungkin ada warga, karena sekarang semua hal itu adalah Damkar,” katanya.

“Mungkin jika didekati perlahan, pasti akan ketemu, karena dia mungkin sedang emosional dan menghadapi masalah,” tambahnya.

Anak Dibawa ke RS

Pada kejadian tersebut, R sempat memegang dua anak kandungnya sebelum akhirnya ditangkap oleh petugas.

Kepala Sektor Polisi Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya menyampaikan bahwa pria tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa lebih lanjut.

“Untuk ruko tersebut (milik) warga, tetapi disewa. Untuk pria itu (yang marah) dikirim ke RS Duren Sawit,” kata Wayan saat dimintai konfirmasi, Jumat.

Wayan memastikan dua anak R dalam keadaan sehat dan telah diserahkan kepada keluarga mereka.

“Diduga orang tersebut mengalami depresi. Anaknya dalam keadaan aman. Saat ini anak tersebut dibawa oleh saudara kandung R,” katanya.

Sebelumnya, pria itu marah-marah dan menahan dua anaknya di dalam toko fotokopi tempat ia tinggal.

Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari Jumat dan sempat menimbulkan kekhawatiran bagi penduduk setempat.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, menyampaikan bahwa menurut keterangan dari warga, pelaku diduga merupakan seseorang yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

“Menurut keterangan warga di sekitar, orang tersebut sering mengalami halusinasi atau stres, sehingga korban pagi hari menahan dua anak kandungnya di dalam sebuah toko fotokopi,” ujar Wahid.

Wahid menceritakan, warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera menghubungi petugas Gulkarmat guna meminta bantuan.

Laporan tiba sekitar pukul 08.35 WIB.

“Lalu masyarakat langsung mengambil inisiatif pergi ke kantor sektor pemadam kebakaran Pasar Rebo untuk meminta bantuan,” katanya.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.46 WIB dan berhasil mengatasi keadaan dalam waktu kurang dari satu jam, yaitu pada pukul 09.29 WIB.

“Personel yang dikerahkan satu unit mobil yang terdiri dari tiga anggota Gulkarmat,” tambah Wahid.

Berita Terkait

Baca berita Lintaskriminal.co.id – lainnya di Google News atau langsung pada halaman Indeks Berita